Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor sebaiknya setiap diri yang ingin mencalonkan diri dalam pesta demokrasi di 2024 harus menguatkan komitmen. Yakni, bekerja untuk kesejahteraan rakyat.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Jelang pesta demokrasi di 2024, setiap figur mulai ancang-ancang mempersiapkan kendaraan politiknya. Tak hanya kendaraan politik, setiap calon peserta yang bakal meramaikan pemilihan umum (pemilu) serentak ini malah sudah menghimpun massa dari jauh-jauh hari.
Euforia akan pertarungan politik juga sudah mulai terasa di 2023. Bahkan, sebelum penetapan bakal calon maupun masa kampanye oleh KPU. Banyak pihak sudah curi start demi persiapan matang untuk memenangkan kontestasi per lima tahun di Indonesia itu.
Termasuk, pemimpin daerah maupun anggota legislatif yang saat ini baru menjabat selama satu periode. Bukan hal yang tidak mungkin, mereka bakal melanjutkan jabatan yang saat ini dipegang maupun melanjutkan perjuangan ke jenjang selanjutnya.
Menyikapi hal ini, Gubernur Kaltim Isran Noor berkata, tidak apa-apa, biasa saja. Menurutnya, pemilu untuk memilih presiden maupun kepala daerah sudah menjadi agenda pemerintah per lima tahun.
“Namanya pemilu itu kan agenda pesta demokrasi rutin negara, tidak masalah,” sambungnya.
Isran: Pemilu Serentak Terbuka untuk Siapa Saja
Bahkan, pemilu serentak yang akan datang bagi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia itu, terbuka bagi siapa saja yang ingin maju dan mencalonkan diri.
“Siapa yang mau jadi presiden, gubernur atau pun bupati dan wali kota, silakan tidak ada masalah,” ungkapnya.
Hanya saja, lanjutnya, sebaiknya setiap diri yang ingin mencalonkan diri sebagai calon memimpin bangsa dan negara atau pun daerah. Maka, harus menguatkan komitmen hanya mengabdi untuk masyarakat.
“Dia harus bekerja untuk kesejahteraan rakyatnya,” tegas mantan Bupati Kutai Timur yang juga pernah memimpin para bupati melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ini.
Sebagai informasi, pilkada serentak 2024 akan digelar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. (adv/diskominfokaltim/yans/sul)
Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari