Viktor Yuan Dorong Pemkot Samarinda Pisahkan Disporapar, Demi Fokus Kembangkan Pariwisata

Dewan menilai perlu ada pemisahan antara dinas pemuda dan olahraga serta dinas pariwisata. Hal ini dinilai penting agar kedua instansi tersebut bisa memaksimalkan potensi masing-masing.
Devi Nila Sari
806 Views

Kaltim.akurasi.id, SamarindaAnggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mendorong pemerintah kota (pemkot) untuk memisahkan nomenklatur antara dinas pemuda, olahraga, dan pariwisata (disporapar)

Menurutnya, instansi tersebut lebih baik dipecah menjadi dua, yaitu dispora dan dinas pariwisata. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan begitu, masing-masing instansi dapat lebih fokus untuk merancang dan melaksanakan sesuai bidang mereka. Terlebih, saat ini pariwisata menjadi salah satu sektor yang dilirik untuk meningkatkan PAD.

“Supaya pemerintah konsentrasi untuk menghidupkan potensi pariwisata yang ada di Kota Samarinda,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Apalagi letak Samarinda yang strategis, dapat menjadi kunci utama untuk meningkatkan sektor tersebut. Selain itu, hal ini juga berkaitan dengan kehadiran IKN yang saat ini berada di Kaltim. Tentunya, sebagai kota penyangga, Kota Tepian pun harus memanfaatkan peluang tersebut sebaik-baiknya.

Dikatakannya, saat ini disporapar belum dapat bekerja secara optimal dalam menggali potensi wisata, karena beban kerja yang terlalu luas di bawah satu atap instansi.

Hal ini diyakini dapat membuka ruang gerak yang lebih besar, untuk pengembangan sektor pariwisata secara lebih terarah.

“Jika dipisah, saya yakin dan percaya Kota Samarinda bisa lebih fokus lagi menangani pariwisata, sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Viktor menambahkan, pembentukan dinas pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai instansi mandiri juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia berharap, pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk mewujudkan rencana tersebut.

“Ini juga sebagai salah satu pemasukan kita nanti ke depannya. Jika kita bisa mengelola pariwisata dan ekonomi kreatif, tentu akan berdampak ke sektor lainnya,” pungkasnya. (Adv/dprdsamarinda/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana