Berbulan-bulan Gelap, Lampu Jembatan Mahkota II Samarinda Belum Diperbaiki

Warga mengeluhkan gelapnya kondisi jalan di Jembatan Mahkota II. Lampu di kawasan tersebut sudah padam berbulan-bulan, sejak awal tahun.
Devi Nila Sari
1.6k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Lampu penerangan jalan di Jembatan Mahkota II, Kota Samarinda, hingga kini belum juga diperbaiki meski telah padam selama berbulan-bulan. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Salah seorang pengguna jalan, Ani (23), mengaku merasa was-was setiap kali melintasi jembatan tersebut, khususnya saat pulang kerja pada malam hari.

Menurutnya, kondisi gelap di sepanjang jembatan membuat pengendara hanya mengandalkan lampu kendaraan masing-masing. Situasi ini menjadi semakin berisiko ketika berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

“Menurut saya, kondisi ini cukup berbahaya, terutama kalau ada kendaraan dari arah berlawanan. Kalau hanya mengandalkan penerangan dari motor, sementara kendaraan mereka sendiri juga tidak aman, tentu risikonya cukup besar,” tuturnya.

Ia menilai, apabila lampu penerangan jalan berfungsi normal, pengendara masih memiliki kesempatan untuk mengantisipasi kendaraan lain maupun kondisi jalan di depan.

“Mungkin kalau lampu jalan menyala, kami sebagai pengendara dari arah berlawanan masih bisa mengantisipasi. Tapi kalau kesadaran pengendara lain untuk menjaga keselamatan masih kurang, ditambah lampu jalan mati, situasinya benar-benar rawan,” tambahnya.

Ani menyebut, lampu penerangan di jembatan tersebut telah mati sejak sekitar pergantian tahun dan hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Selain faktor minim penerangan, ia mengeluhkan kondisi permukaan jalan di sekitar jembatan yang dinilai tidak rata dan terdapat beberapa lubang. Bahkan ia mengaku, pernah hampir terjatuh akibat tidak melihat kondisi aspal saat melintas.

“Pernah hampir jatuh karena ada aspal yang tidak rata dan beberapa lubang. Waktu itu untung tidak sampai jatuh, tapi cukup membuat kaget,” katanya.

Meski belum pernah mengalami tindak kriminal, kondisi gelap disebut membuat suasana di sekitar jembatan terasa lebih mencekam. Ani mengaku, kerap berpapasan dengan kelompok remaja bermotor yang membuat pengguna jalan lain merasa takut.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki lampu penerangan dan kondisi jalan demi keselamatan pengguna jalan. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana