Warga Babulu Ingin Inovasi Pertanian, Investasi Perkebunan dan Air Bersih

Warga Babulu menyampaikan berbagai aspirasi saat bertemu Bupati PPU, Mudyat Noor. Dari peningkatan dukungan sektor pertanian, investasi sektor perkebunan, hingga pengelolaan air bersih.
Devi Nila Sari
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Warga Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, menyampaikan sejumlah aspirasi terkait sektor pertanian hingga kebutuhan air bersih kepada Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, dalam kegiatan Safari Jumat di Masjid Istiqomah, Jumat (9/5/2026).

Dalam dialog bersama pemerintah daerah, warga meminta peningkatan dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi andalan masyarakat di Kecamatan Babulu.

Salah satu usulan datang dari warga, Tono Sutrisno, yang berharap pemerintah menghadirkan inovasi pertanian untuk meningkatkan kualitas hasil panen padi.

“Kami berharap ada inovasi pertanian, misalnya menghadirkan bibit unggulan dari Jawa sehingga hasil panen bisa menghasilkan beras premium,” kata Tono.

Ia juga meminta pemerintah daerah membuka peluang investasi di sektor perkebunan dan industri pengolahan sawit, agar hasil perkebunan masyarakat tidak lagi dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah.

“Harapan kami ada investor yang masuk, sehingga hasil perkebunan bisa diolah di PPU,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Mudyat Noor mengatakan, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung pengembangan sektor pertanian meski kondisi fiskal daerah saat ini cukup terbatas.

“Walaupun kondisi fiskal keuangan daerah saat ini cukup menantang, pemerintah tetap berkomitmen mendukung kemajuan pertanian di Kecamatan Babulu,” kata Mudyat.

Pengelolaan Sumber Air Bersih Belum Maksimal

Sementara itu, persoalan pengelolaan air bersih juga menjadi perhatian warga. Mukhlis, salah satu warga Labangka, menilai potensi sumber air bersih di wilayah tersebut belum dikelola secara maksimal.

“Labangka sebenarnya punya sumber air bersih yang bagus, tetapi belum bisa dikelola secara maksimal,” katanya.

Mukhlis juga berharap keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya dapat membantu masyarakat dalam penyediaan LPG dan pupuk bagi petani.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, mengatakan pemerintah daerah tetap menjalankan program pembangunan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Efisiensi anggaran bukan berarti pembangunan dihentikan, tetapi mengatur prioritas program agar penggunaan APBD tetap tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Camat Babulu, Yayu Eka Pratiwi, menyebut Safari Jumat juga dirangkai dengan kegiatan sosial dan lingkungan melalui Gerakan Asri.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum menyerap berbagai masukan masyarakat desa,” katanya.

Selain dialog bersama warga, kegiatan tersebut diisi aksi bersih lingkungan, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Safari Jumat turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten PPU dan unsur Forkopimda. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana