Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Beberapa ruas jalan protokol di Kota Samarinda masih gelap gulita. Hal ini terjadi sebab lampu penerangan jalan umum (LPJU) mengalami kerusakan, namun belum dapat diperbaiki lantaran terkendala anggaran.
Berdasarkan pantauan media ini, sejumlah jalan yang terdampak diantaranya Jalan Pahlawan, Jalan Sutomo, dan Jalan S Parman. Hal inipun banyak dikeluhkan masyarakat, sebab lampu penerangan yang berada di tengah kota tersebut sudah lama padam. Suasana di jalur tersebut juga lebih mencekam lantaran minimnya penerangan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan untuk memperbaiki LPJU di sejumlah ruas jalan protokol tersebut, pihaknya memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp10 miliar.
Anggaran tersebut tidak hanya untuk mengganti lampu penerangan yang rusak, tetapi juga memperbaiki infrastruktur pendukung yang kondisinya sudah tidak layak.
“Untuk beberapa ruas jalan protokol yang masih memerlukan perbaikan, seperti Jalan Pahlawan, Jalan Sutomo, dan Jalan S Parman, kebutuhan anggarannya diperkirakan sekitar Rp10 miliar,” ujar Manalu.
Ia menjelaskan, perbaikan yang direncanakan mencakup penggantian lampu, tiang, hingga kabel penerangan yang sudah mengalami kerusakan.
“Perbaikannya bukan hanya lampunya saja, tetapi juga tiang dan kabel yang sebagian sudah harus diganti. Jadi, mulai dari tiang, kabel, sampai lampu penerangannya akan dibenahi,” jelasnya.
Kendati demikian, ia mengakui, perbaikan penerangan tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, karena masih terkendala ketersediaan anggaran.
“Kalau memang nanti tersedia anggaran, tentu akan kami upayakan,” ucapnya.
Sementara itu, untuk penerangan di kawasan Jembatan Mahkota II, Manalu memastikan, proses penanganannya telah berjalan.
“Kalau di kawasan Jembatan Mahkota, prosesnya sudah berjalan,” katanya.
Manalu menambahkan, bahwa usulan anggaran LPJU di kawasan Palaran hanya diperuntukkan bagi pemasangan lampu-lampu utama dan belum mencakup lampu tematik.
“Prioritas tersebut dilakukan agar fungsi penerangan jalan dapat kembali optimal sehingga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari