BRI Resmikan Rumah BUMN Bontang, Jadi Wadah Penguatan UMKM dari Pelatihan hingga Akses Permodalan

Rumah BUMN Bontang resmi beroperasi untuk mendukung UMKM melalui pelatihan, akses permodalan, digitalisasi, serta penguatan jaringan usaha
Suci
By
2.3K Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bontang meresmikan Rumah BUMN Bontang yang terletak di Jalan Gajah Mada (Kampung Baru), Berbas Tengah, Rabu (23/9/2026). Rumah BUMN Bontang merupakan wadah pengembangan dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Taman -sebutan Bontang-.

Peresmian tersebut turut dihadiri Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang diwakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang Eko Arisandi, Ketua Unit Jaminan Mutu STITEK Bontang Martati, Ketua HIPMI Bontang Adipt Maraja, Camat Bontang Selatan Ahmad Effa Yuliansyah, serta Lurah Berebas Tengah Hasmawi.

Turut hadir pula Team Leader Social Entrepreneurship & Incubation (SEI) BRI Group Ibu Anika Sulityoningrum, Manager Bisnis PT Pegadaian Bontang Eva, Ketua Paguyuban Agen BRILink Bontang serta perwakilan Agen BRILink Bontang, dan perwakilan para UMKM Bontang.

Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang BRI Bontang Ermana S Irawan mengatakan bahwa UMKM memiliki peran besar dalam perekonomian karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, literasi digital, sumber daya usaha, hingga minimnya jaringan komunikasi dan kolaborasi.

“Maka, Rumah BUMN hadir mempunyai empat peran. Pertama sebagai pusat pelatihan, kedua pusat digitalisasi, ketiga pusat akses permodalan, dan keempat ruang kolaborasi,” ujar Ermana.

Ia berharap keberadaan Rumah BUMN tidak berhenti pada kegiatan seremonial peresmian. Ke depan, Rumah BUMN diharapkan menjadi ruang yang aktif bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pelatihan, mengembangkan kemampuan digital, mendapatkan informasi terkait akses permodalan, serta membangun jejaring usaha.

Rumah BUMN Bontang disebut menjadi salah satu dari 54 titik Rumah BUMN yang tersebar di Indonesia. Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa jaringan Rumah BUMN telah memiliki sekitar 529 ribu anggota dan menyelenggarakan sekitar 18 ribu pelatihan.

Peran sejumlah mitra, termasuk Pegadaian yang berada dalam ekosistem BRI Group, juga diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan dan akses keuangan bagi pelaku usaha di Bontang.

“Sebagai bank yang lahir dari rakyat dan tumbuh bersama rakyat, BRI senantiasa berkomitmen untuk mendukung UMKM. Kami juga mengapresiasi atas dukungan Kementerian BUMN, Pemkot Bontang, dan seluruh mitra strategis yang telah mendukung terwujudnya Rumah BUMN Bontang ini,” ungkapnya.

Rumah BUMN Bontang
Rumah BUMN Bontang menjadi wadah pengembangan dan penguatan UMKM di Kota Taman, salah satunya menjadi tempat pelatihan untuk pelaku usaha. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

rumah bumn bontang

Pemkot Bontang pun turut menyambut baik kehadiran Rumah BUMN tersebut. Bahkan berharap keberadaannya dapat memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini diungkapkan Eko Arisandi, Kepala DKUMPP Bontang saat menyampaikan apresiasi atas dibukanya Rumah BUMN BRI di Kota Bontang.

Menurutnya, keberadaan Rumah BUMN di Bontang menunjukkan adanya potensi dan kebutuhan pengembangan ekonomi masyarakat yang perlu terus didukung melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perbankan, dan pelaku usaha.

Eko menilai kehadiran Rumah BUMN sejalan dengan arah pembangunan ekonomi Kota Bontang yang mendorong transformasi ekonomi yang dinamis dan inklusif. Menurutnya, penguatan ekonomi daerah membutuhkan diversifikasi produk dan industrialisasi, sekaligus perluasan akses pasar.

Ia juga menilai Rumah BUMN BRI memiliki cakupan dukungan yang lebih luas karena tidak hanya berbicara mengenai permodalan, tetapi juga menyediakan pelatihan dan ruang kolaborasi.

“Jadi apa yang dilakukan oleh BRI ini, dari hulu sampai ke hilir ada. Didirikannya Rumah BUMN ini lengkap, ada pelatihan, permodalan, dan juga kolaborasi,” katanya.

Pemkot Bontang berharap Rumah BUMN Bontang dapat menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya DKUMPP dan DPMPTSP. Sehingga dapat mendorong pengembangan perekonomian daerah dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

“Kita bersama-sama berbenah untuk mewujudkan ekonomi kota yang hidup, dinamis, dan inklusif,” pungkas Eko.

Peresmian Rumah BUMN Bontang ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng sebagai simbol dimulainya operasional Rumah BUMN tersebut. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM binaan BRI Cabang Bontang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya. (adv/bricabangbontang)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana