Drama Semifinal Pupuk Kaltim Cup 2026! Tanjung Laut Bangkit di Injury Time, Bontang Baru Siap Rebut Takhta

Sempat di ambang kekalahan, juara bertahan Tanjung Laut menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu sebelum menyingkirkan Bontang Kuala lewat adu penalti 3-2. Di laga lainnya, Bontang Baru memastikan tiket final usai menang tipis 1-0 atas Tanjung Laut Indah.
Fajri
By
6.1K Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Dua tiket menuju final Pupuk Kaltim Cup 2026 diperebutkan lewat pertandingan penuh tensi di Stadion Mulawarman, Sabtu (10/10/2026) malam. Bontang Baru lebih dulu mengamankan tempat di partai puncak setelah menundukkan Tanjung Laut Indah dengan skor tipis 1-0. Sementara itu, juara bertahan Tanjung Laut harus berjuang hingga adu penalti untuk menyingkirkan Bontang Kuala dengan skor 3-2.

Hasil tersebut memastikan Bontang Baru dan Tanjung Laut akan saling berhadapan pada final, Senin (12/10/2026). Sebelum itu, Tanjung Laut Indah dan Bontang Kuala akan bertarung memperebutkan posisi ketiga pada Minggu (11/10/2026).

Dua laga semifinal menghadirkan cerita berbeda. Bontang Baru menang melalui gol tunggal yang dipertahankan hingga akhir pertandingan, sedangkan Tanjung Laut menunjukkan mental juara setelah bangkit pada menit-menit terakhir.

Bontang Baru Tancap Gas, Fachri Jadi Pembeda

Pada semifinal pertama, Bontang Baru yang dikenal dengan julukan Squad Boba harus menghadapi perlawanan Tanjung Laut Indah.

Bontang Baru tampil dengan komposisi terbaiknya, termasuk tiga pemain asing asal Afrika. Mereka mengenakan jersei kuning-hitam, sementara Tanjung Laut Indah turun dengan seragam putih-putih.

Meski tiket final menjadi taruhan, kedua tim mengawali pertandingan dengan tempo relatif hati-hati. Lima belas menit pertama berlalu tanpa tekanan berarti yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Tanjung Laut Indah perlahan menemukan ritme permainan. Pada menit ke-21, sebuah tembakan mengarah ke gawang Bontang Baru. Namun, bola yang meluncur terlalu lemah masih mudah diamankan penjaga gawang.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.

Memasuki babak kedua, wajah pertandingan berubah. Bontang Baru langsung tancap gas. Tiga peluang berhasil diciptakan dalam sepuluh menit pertama selepas turun minum, menjadi sinyal bahwa Squad Boba tak ingin membiarkan kesempatan menuju final berlalu begitu saja.

Tekanan itu akhirnya berbuah gol pada menit ke-42. Winger Bontang Baru, Muhammad Fachri, sukses menjebol gawang Tanjung Laut Indah dan membawa timnya unggul 1-0.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Tertinggal satu gol, Tanjung Laut Indah tak punya banyak pilihan selain meningkatkan intensitas serangan.

Serangan demi serangan dilancarkan, termasuk melalui sektor sayap. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk mengubah keadaan.

Bontang Baru pun tak sekadar mengandalkan keberuntungan. Lini pertahanan mereka tampil solid, dengan Nathan, pemain bernomor punggung 2 asal Afrika, menjadi salah satu sosok yang mengawal ketat pertahanan timnya.

Situasi Tanjung Laut Indah semakin sulit pada menit ke-63. Indra Muzia Cholid, pemain bernomor punggung 56, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat melanggar pemain Bontang Baru yang tengah mengejar bola.

Bermain dengan sepuluh orang tak membuat Tanjung Laut Indah kehilangan semangat. Mereka terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan, bahkan ketika waktu pertandingan semakin menipis.

Ketegangan meningkat menjelang akhir laga. Pelanggaran terhadap pemain Tanjung Laut Indah memicu protes dari sejumlah ofisial yang berdiri dari bangku cadangan. Situasi sempat memanas ketika seorang pemain dari bangku cadangan masuk ke lapangan. Wasit tidak mengeluarkan kartu dalam insiden tersebut.

Tambahan waktu lima menit menjadi kesempatan terakhir bagi Tanjung Laut Indah untuk menyelamatkan pertandingan. Namun, pertahanan Bontang Baru tetap bertahan.

Bahkan, serangan balik cepat Squad Boba nyaris menambah keunggulan pada detik-detik akhir.

Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan Bontang Baru dengan skor 1-0. Satu gol Fachri cukup mengantar Squad Boba melangkah ke final Pupuk Kaltim Cup 2026.

Tanjung Laut Bangkit di Injury Time, Tiket Final Ditentukan Lewat Adu Penalti

Jika semifinal pertama berakhir dengan kemenangan tipis, pertandingan kedua menghadirkan drama yang membuat pendukung kedua tim harus menahan napas hingga detik terakhir.

Tanjung Laut, sang juara bertahan, menghadapi Bontang Kuala dalam pertandingan yang sejak awal berlangsung terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan, berusaha mencuri gol sebelum lawan menemukan momentum.

Tanjung Laut nyaris membuka keunggulan pada menit ke-12. Namun, bola yang mengarah ke gawang masih melebar tipis di sisi kiri tiang.

Bontang Kuala tak tinggal diam. Meski penguasaan bola lebih banyak berada di kaki pemain Tanjung Laut, serangan balik Bontang Kuala tetap menjadi ancaman.

Pada menit ke-20, Bontang Kuala memperoleh peluang melalui tendangan bebas. Sepakan mendatar yang dilepaskan pemainnya nyaris mengubah skor, tetapi berhasil digagalkan penjaga gawang Tanjung Laut.

Sepuluh menit kemudian, Bontang Kuala akhirnya memecah kebuntuan.

Mah Kouda Affo, pemain bernomor punggung 10, berhasil memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Tanjung Laut untuk membawa timnya unggul 1-0 pada menit ke-30.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas. Tanjung Laut berusaha merespons, sementara Bontang Kuala berupaya menjaga keunggulan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tanjung Laut langsung meningkatkan tekanan. Mereka berusaha membongkar pertahanan Bontang Kuala melalui berbagai sisi lapangan.

Anselmus Lotewayan, pemain bernomor punggung 13, beberapa kali merepotkan lawan dari sisi kiri. Risaldi juga menjadi tumpuan untuk mengejar ketertinggalan.

Waktu terus berjalan, tetapi gol yang dicari Tanjung Laut tak kunjung datang. Bontang Kuala semakin dekat dengan kemenangan, sementara harapan sang juara bertahan untuk mempertahankan gelar mulai dibayangi waktu yang tersisa.

Namun, pertandingan sepak bola belum selesai sebelum peluit panjang berbunyi.

Ketika laga memasuki tambahan waktu lima menit, Tanjung Laut belum menyerah. Serangan demi serangan terus dilancarkan, seolah seluruh harapan mereka bertumpu pada kesempatan terakhir tersebut.

Dan gol itu akhirnya datang.

Risaldi berhasil menyundul bola ke dalam gawang Bontang Kuala pada masa tambahan waktu, mengubah skor menjadi 1-1. Stadion Mulawarman pun bergemuruh. Pendukung Tanjung Laut menyambut gol penyama kedudukan dengan sorak-sorai, sementara Bontang Kuala harus menerima kenyataan bahwa kemenangan yang sudah di depan mata kembali dipertaruhkan.

Gol tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.

Tanjung Laut Menang 3-2, Peluang Back to Back Terbuka

Adu penalti menjadi panggung penentuan bagi kedua tim. Setiap tendangan membawa beban besar: satu langkah mendekat ke final, atau satu langkah menjauh dari kesempatan meraih gelar.

Penendang pertama Bontang Kuala gagal setelah bola menghantam mistar gawang. Penendang pertama Tanjung Laut juga belum berhasil mencetak gol.

Persaingan berlangsung ketat. Berdasarkan hasil akhir adu penalti, Bontang Kuala gagal mencetak gol dalam tiga kesempatan, sedangkan Tanjung Laut gagal pada dua kesempatan.

Penendang terakhir Tanjung Laut akhirnya berhasil menjalankan tugasnya. Gol tersebut memastikan kemenangan sang juara bertahan dengan skor 3-2 dalam adu penalti.

Tanjung Laut pun lolos ke final setelah melewati pertandingan yang nyaris berakhir dengan kekalahan. Gol Risaldi pada masa tambahan waktu menjadi titik balik yang menjaga asa mereka tetap hidup.

Kini, kesempatan mempertahankan gelar melalui misi back-to-back champions masih terbuka. Namun, jalan menuju trofi tak akan mudah karena Bontang Baru telah menunggu dengan kepercayaan diri setelah menyingkirkan Tanjung Laut Indah.

Jadwal Perebutan Tempat Ketiga dan Final

Dua pertandingan terakhir akan menjadi penentu siapa yang pulang membawa kebanggaan dari Pupuk Kaltim Cup 2026.

  • Minggu, 11 Oktober 2026: Tanjung Laut Indah vs Bontang Kuala — perebutan tempat ketiga.
  • Senin, 12 Oktober 2026: Bontang Baru vs Tanjung Laut — partai final.

Bontang Baru datang dengan modal kemenangan dan pertahanan yang solid. Di sisi lain, Tanjung Laut membawa semangat juang setelah lolos melalui drama adu penalti. Satu tim ingin menuntaskan perjalanan dengan gelar juara. Tim lainnya ingin membuktikan bahwa mahkota yang mereka kenakan belum saatnya berpindah tangan.

Final Pupuk Kaltim Cup 2026 pun menjanjikan pertarungan yang layak dinantikan. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana