Disdikbud Kukar Verifikasi Proposal Sanggar Seni, Legalitas Jadi Syarat Pengajuan Bantuan

Seluruh proposal dihimpun dan diverifikasi, meski efisiensi anggaran membuat sejumlah bantuan kelompok seni budaya dialihkan ke 2027.
Suci
By
2.4K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Kelompok sanggar seni dan budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang ingin memperoleh bantuan pemerintah daerah diminta memastikan kelengkapan administrasi kelompoknya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar saat ini terus menghimpun sekaligus memverifikasi proposal yang diajukan berbagai kelompok seni budaya.

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah mengatakan tidak ada pembatasan kuota bagi sanggar seni yang ingin mengajukan proposal bantuan. Namun, kelompok tersebut harus memiliki identitas atau terdaftar dalam administrasi kebudayaan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kalau batasan tidak ada. Namun yang penting itu mereka terdaftar atau memiliki nomor untuk kelompok kebudayaannya. Itu semuanya akan kami perhatikan dan dibantu,” katanya.

Menurutnya, proposal yang masuk hingga saat ini masih terus bertambah. Karena itu, pihaknya belum bisa menyebutkan jumlah pasti kelompok seni budaya yang telah mengajukan permohonan bantuan.

“Proposal itu sampai dengan saat ini dinamis. Mereka terus memasukkan proposal, kelompok-kelompok seni itu terus memasukkan, tapi kita tetap menghimpun semuanya,” jelasnya.

Dalam prosesnya, Disdikbud Kukar tidak hanya menerima proposal, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen administrasi. Heriansyah mengungkapkan bahwa hal ini penting agar setiap pengajuan memiliki persyaratan yang jelas sebelum diusulkan untuk mendapatkan bantuan.

“Kami verifikasi mana yang belum lengkap, kita suruh untuk melengkapi berkas-berkasnya. Misalnya susunan kepengurusan dan sebagainya,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia mengakui kebijakan efisiensi anggaran turut memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan bantuan bagi kelompok seni budaya. Pengurangan anggaran membuat sejumlah kegiatan yang telah direncanakan harus mengalami penjadwalan ulang.

“Dengan adanya efisiensi ini, kemarin kita mengalami pengurangan anggaran. Jadi, untuk saat ini ada beberapa kegiatan bantuan yang kita geser ke 2027. Mudah-mudahan ini bisa membaik,” ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, Disdikbud Kukar memastikan seluruh proposal yang sudah masuk tetap dihimpun dan akan terus diusulkan kepada pemerintah daerah.

Dengan demikian, kelompok seni budaya tetap memiliki peluang memperoleh dukungan ketika kondisi keuangan daerah kembali memungkinkan.

“Teman-teman yang sudah mengajukan proposal tetap kita himpun sampai menunggu kondisi keuangan kita membaik. Proposal itu tetap terus kita usulkan di daerah,” tutupnya. . (adv/diskominfokukar/uci)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana