Jelang Ramadan di Bontang Harga Ayam dan Cabai Naik

Rachman Wahid
184 Views

Menurut Pemkot Bontang, setiap jelang Ramadan di Bontang harga bahan pokok naik adalah hal yang wajar. Sebab tingkat kebutuhan masyarakat disebut meningkat.

Kaltim.Akurasi.id, BontangMenjelang Ramadan di Bontang harga sejumlah bahan pokok terus merangkak naik.

Kepala Bidang Perdagangan Diskop-UKMP Bontang, Nur Hidayah mengatakan, kenaikan bahan pokok ini terjadi secara serentak di setiap daerah. Data kenaikan harga bahan pokok itu diperoleh dari hasil monitoring yang digelar Pemkot Bontang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Senin (20/3/2023).

Menurutnya, kenaikan bahan pokok menjelang bulan puasa adalah hal yang wajar. Sebab tingkat kebutuhan masyarakat meningkat. “Naiknya wajar. Setiap Ramadhan selalu ada kenaikan. Tingkat kebutuhan selalu mempengaruhi harga,” katanya, Senin (20/03/2023).

Salah satu harga komuditas yang mengalami kenaikan harga yakni daging ayam. Untuk harga ayam potong berukuran besar kini dijual Rp 65 ribu per ekor. Padahal sebelumnya, ayam potong besar hanya dijual seharga Rp 60 ribu per ekor.

Termasuk ayam potong berukuran kecil juga turut naik dari harga Rp 45 ribu per ekor, kini dijual seharga Rp 50 ribu per ekor.

Jelang Ramadan di Bontang, Harga Beras Juga Naik

Selain ayam potong, cabai lokal juga mengalami lonjakan harga. Kini cabai lokal dijual Rp 80 ribu per kilo, dari sebelumnya hanya Rp 60 ribu per kilo.

“Hampir semua kebutuhan sembako naik, termasuk harga beras juga naik,” bebernya.

Akan tetapi, kata Nur Hidayah, kenaikan harga beras sudah terjadi sejak dari awal tahun. Naiknya pun secara bertahap hingga kini mencapai Rp 350 ribu per 25 kilogram untuk jenis beras premium.

“Untuk beras itu dari harga Rp 285 ribu, kini sudah naik hingga Rp 350 ribu. Naiknya bertahap sejak awal tahun,” terangnya.

Meskipun begitu, kenaikan ini tidak membuat pasokan beras menjadi langka. Kata Nur Hidayah, Pemkot Bontang menjamin stok beras akan aman selama ramadhan.

“Pasokan di distributor masih aman. Toko di Jalan KS Tubun masih ada stok 8 ton. Belum lagi dari distributor lain,” ujarnya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana