Menghemat biaya perjalanan, pasangan lansia ini memilih tidur di Pelabuhan Loktuan. Tanpa kepastian keberangkatan kapal, mereka nyaris terlantar sebelum akhirnya diselamatkan.
Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang turun tangan membantu pasangan lansia asal Labuan Bajo, Jamaludin (60) dan Maidah (49), yang terpaksa menginap di Pelabuhan Loktuan akibat minimnya informasi tentang keberangkatan kapal KM Binaiya.
Pemkot, melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Bontang, telah memindahkan pasangan tersebut ke rumah singgah sementara sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal pada 8 April 2025.
Kepala Dinsos-PM Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim setelah mendapat laporan dari media sosial.
“Alhamdulillah, setelah berbuka puasa kami langsung turun ke lapangan dan memfasilitasi mereka ke rumah singgah hingga jadwal keberangkatan kapal,” ujarnya, Kamis (27/03/2025).
Baca Juga
Pasangan lansia ini diketahui telah berada di Pelabuhan Loktuan sejak 25 Maret 2025. Mereka datang tanpa mengetahui jadwal kapal dan memilih menginap di pelabuhan demi menghemat pengeluaran.
“Sesuai prosedur rumah singgah, kami akan membantu mereka dengan fasilitas makan, minum, serta pemeriksaan kesehatan hingga keberangkatan nanti,” tambah Toetoek. (*)
Penulis: Dwi Kurniawan Nugroho
Editor: Redaksi Akurasi.id