MENU

Bontang Efektif Kurangi Sampah Plastik Ribuan Ton Usai 46 Toko Tak Lagi Gunakan Kresek

Bontang Efektif Kurangi Sampah Plastik Ribuan Ton Usai 46 Toko Tak Lagi Gunakan Kresek

Kebijakan Pemkot Bontang untuk mengurangi pemakaian plastik sukses mengurangi sampak plastik di daerah itu. (Ilustrasi)

Bontang Efektif Kurangi Sampah Plastik Ribuan Ton Usai 46 Toko Tak Lagi Gunakan Kresek
Kebijakan Pemkot Bontang untuk mengurangi pemakaian plastik sukses mengurangi sampak plastik di daerah itu. (Ilustrasi)

Bontang efektif kurangi sampah plastik ribuan ton usai 46 toko tak lagi gunakan kresek. Kota Bontang sendiri adalah salah satu daerah yang telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai sejak dua tahun lalu. Wajar jika Bontang efektif kurangi sampah plastik. Ini diharapkan dapat jadi budaya hidup.

Kaltim.Akurasi.id, Bontang – Pelarangan penggunaan plastik sekali pakai seperti kantong plastik di Kota Bontang rupanya menurunkan beban timbunan sampah. Baik di lingkungan maupun tempat pemrosesan akhir (TPA). Aturan seperti ini merupakan strategi memenuhi amanat pengurangan sampah plastik sebesar 30 persen dan meningkatkan pengelolaan sampah 70 persen pada 2025.

Kota Bontang sendiri adalah salah satu daerah yang telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai sejak dua tahun lalu. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 30 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

Artikel Terkait

“Sejak diberlakukan 2019 lalu. Hingga tahun 2021 ini. Pengurangan sampah secara keseluruhan mencapai 19,37 persen atau sekitar 7.337 ton,” jelas Kepala Bidang Kebersihan dan Pengolahan Sampah, DLH Bontang, Muhammad Taupan Kurnia kepada Akurasi.id, Rabu (27/10/2021).

Kata dia, dari sejumlah kajian menyebutkan setiap orang di kota-kota besar menghasilkan kantong plastik sebanyak 700 lembar per tahun. Namun, dengan penerapan peraturan wali kota tersebut, penggunaan kantong plastik di Kota Bontang bisa ditekan.

“Dalam dua tahun, Bontang sudah bisa melakukan pengurangan menjadi satu orang 216 lembar kantong plastik per tahun,” ujarnya.

Baca Juga  Terminal Bus Bontang Dapat Dana Pembangunan, Komisi II Pertanyakan Legalitas Lahan

Bontang Efektif Kurangi Sampah Plastik Lewat Perwali

Menurut Taupan, ada sebanyak 46 toko atau retail yang ada di Kota Bontang sudah meniadakan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Dalam peraturan tersebut tidak hanya melarang penggunaan kantong plastik, tetapi juga produk stirofoam dan sedotan plastik.

Selain itu, adanya bank sampah di beberapa wilayah yang ada di Bontang juga menjadi salah satu indikasi penurunan jumlah sampah. Hal ini juga ditunjukkan dari berkurangnya orang-orang yang bekerja di TPA tersebut, karena tidak ada lagi sampah plastik yang dapat dikumpulkan.

”Bank sampah yang ada di beberapa wilayah sudah mampu mengurangi sampahnya sebelum dibuang ke TPA. Jadi, sampah sudah bisa dimanfaatkan sehingga bank sampah bisa berkembang,” ungkapnya.

Baca Juga  Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Aki Mobil dan Kotak Amal di Muara Badak Tertangkap

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 200 warga Bontang yang menjadi nasabah di bank sampah tersebut. Taupan mengakui, larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai masih menemui sejumlah tantangan dari aspek waktu, paradigma, dan kolaborasi.

Menurut dia, saat ini masih perlu waktu untuk mengubah perilaku penggunaan kantong belanja bagi masyarakat dan pelaku usaha. ”Kita juga masih perlu mengubah paradigma masyarakat atau pelaku usaha yang masih menganggap penggunaan kantong plastik sekali pakai lebih praktis. Jadi, perlu koordinasi dan kolaborasi yang lebih intensif, khususnya di pasar rakyat, agar para pedagang dapat menerapkan peraturan dengan optimal,” ujarnya.

Baca Juga  Tercatat Sebesar 3,03 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Masih Positif

Dia juga bilang, pekerjaan rumah yang dimiliki pemerintah ialah bagaimana membangun mindset masyarakat, bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab setiap individu. Bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup.

“Masyarakat harusnya sudah bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Contohnya memilah sampah organik dan non-organik dari rumah. Dengan demikian semua sampah tidak menumpuk di TPA,” tukasnya.

Dia menyebut, hal tersebut menjadi strategi bagi pemerintah kota untuk memenuhi amanat Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Peraturan ini mengamanatkan pemerintah daerah mengurangi sampah minimal hingga 30 persen dan meningkatkan pengelolaan sampah minimal 70 persen pada tahun 2025.

Baca Juga  Rumah Warga di Gang Senam Kebobolan, HP dan Emas 5 Kilogram Raib

Masa Pandemi Ubah Kebiasaan Warga Kota Tepian?

Di sisi lain, kata Taupan, pada masa pandemi Covid-19, jumlah timbunan sampah yang masuk ke TPA justru semakin menurun per harinya. Ini disebabkan banyak masyarakat yang menjalankan kebijakan bekerja dari rumah.

Meski secara keseluruhan timbunan sampah ke TPA menurun, menurut Taupan, volume sampah plastik dari rumah tangga justru mengalami peningkatan. Penyebab peningkatan ini adalah kecenderungan masyarakat yang memesan makanan secara daring. Pun makanan tersebut dikemas menggunakan plastik sekali pakai.

”Jadi, ini hal baru yang harus disikapi. Di masa pandemi ini jangan lupa gerakan untuk mengurangi sampah plastik harus tetap kita lakukan,” ujarnya.

Baca Juga  Dewan Pertanyakan Mahalnya Biaya Berobat, Begini Penjelasan Direktur RSUD

Selain itu, selama pandemi, masker sekali pakai juga menjadi penyumbang sampah baru di Bontang. Sampah masker menambah kuota dari timbunan sampah yang ada di masyarakat. Kendati demikian, untuk limbah medis seperti itu akan langsung dimusnahkan pihak DLH.

“Untuk mengurangi timbunan sampah khusus masker dan limbah medis lainnya. Kami mengimbau masyarakat yang sehat untuk mengenakan masker guna ulang, atau masker kain,” imbuhnya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Rachman

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp