Belasan Kursi Kepala Dinas Masih Kosong, Sekdaprov Kaltim: Kini Masuk Tahap Pemetaan

Pemprov Kaltim menyatakan saat ini proses pengisian kursi kepala daerah tengah memasuki tahap pemetaan. Dengan harapan akan dilakukan proses wawancara calon pekan depan.
Devi Nila Sari
1.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Sejumlah posisi kepala dinas di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) masih kosong. Sekertaris Daerah (Sekda) Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu proses yang masih berjalan sebelum pelantikan dijalankan.

“Untuk prosesnya saat ini masih berjalan di manajemen talenta. Kami sedang berada di tahap pemetaan,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Samarinda, Kamis (9/7/2026).

Sri menarget, pekan depan pihaknya dapat melakukan proses wawancara bagi peserta yang memenuhi kualifikasi jabatan tersebut.

“Mudah-mudahan minggu depan kita sudah mulai sesi wawancara terhadap peserta yang memenuhi syarat,” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menarget belasan posisi kepala dinas definitif yang masih kosong rampung pada Juli ini.

“Karena kita harus melakukan sinkronisasi dengan BKN. Target kami, seluruh proses ini sudah selesai pada Juli,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Samarinda, beberapa hari lalu.

Adapun sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (plt), yaitu Asisten III, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Perkebunan (Disbun), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemprov Kaltim.

Kemudian, Biro Umum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sekertaris Dewan (Sekwan), Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS), Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Dinas PUPR PERA, Biro Organisasi, dan Biro Pemerintah dan Otonomi Daerah.

Ia menegaskan, bahwa pergeseran atau rotasi jabatan yang dilakukan saat ini merupakan upaya untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Tentunya setiap pihak harus berkoordinasi dengan baik. Sehingga proses transisi ini dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana