Akses Jalan ke PT APMR Putus Diterjang Hujan, Warga Riko Terisolasi Sementara

Hujan deras menyebabkan akses utama warga di Kelurahan Riko, Penajam, terputus total. BPBD PPU langsung membuka jalur alternatif agar aktivitas menuju kebun dan area perusahaan tetap berjalan.
Fajri
By
2.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara — Akses jalan penghubung menuju PT APMR yang juga menjadi jalur utama warga ke area perkebunan di RT 05, Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam, terputus akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Senin (4/5/2026) malam.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, kejadian terjadi sekitar pukul 19.00 WITA setelah hujan berintensitas tinggi berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WITA.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit dan arus air di saluran bawah gorong-gorong, yang diperparah oleh sumbatan material kayu.

“Kondisi ini mengakibatkan debit air meningkat dan arus menjadi kuat di bawah gorong-gorong, ditambah adanya sumbatan material kayu,” ujar Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, dalam laporan resmi, Rabu (6/5/2026).

Akibatnya, badan jalan dengan dimensi sekitar 25 x 15 meter mengalami putus total. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Korban nihil, namun akses utama warga menuju kebun dan ke area PT APMR tidak dapat dilalui,” lanjutnya.

Sebagai langkah penanganan, tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi serta membuka jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Selain itu, petugas juga melakukan pembersihan material kayu, perbaikan gorong-gorong yang rusak, serta penimbunan badan jalan.

“Perbaikan juga dilakukan dengan penambahan bantalan besi pada gorong-gorong agar lebih stabil,” jelas Nurlaila.

Penanganan di lapangan melibatkan BPBD PPU, Dinas PUPR, Kecamatan Penajam, Kelurahan Riko, pihak perusahaan, serta warga setempat. Operasi ini didukung alat berat berupa dua unit excavator dan sejumlah dump truck.

BPBD PPU mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian serupa, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang terbatas. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana