Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Distribusi pangan hingga kini masih menjadi permasalahan yang dialami oleh masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Tidak hanya soal ketersediaan barang, namun harga kebutuhan pokok pun kerap melonjak apabila distribusi terhambat.
Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) membangun gudang logistik. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi pasokan, apabila distribusi terhambat saat musim hujan atau kemarau.
Saat ini, akses menuju beberapa daerah di Mahulu hanya dapat dilalui menggunakan jalur air. Oleh karena itu, saat dua musim tersebut tiba, maka pasokan pangan pun mulai terganggu.
Hal ini diakui pula oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Ekti Immanuel, yang juga merupakan anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Kutai Barat (Kubar) dan Mahulu.
“Mengenai kondisi di Mahakam Ulu, daerah tersebut setiap tahun menghadapi dua tantangan besar, yakni saat musim hujan dan musim kemarau,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Gedung B Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang, Samarinda.
Ia membeberkan bahwa pada musim kemarau, transportasi sungai terkendala karena debit air surut, sementara saat musim hujan juga muncul persoalan tersendiri.
Untuk mengatasi hal itu, kata dia, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan Pemkab Mahakam Ulu terkait pembangunan gudang sembako di Long Pahangai. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat menjadi solusi distribusi logistik, terutama karena jalur antara Long Bagun dan Long Pahangai memiliki banyak riam di Sungai Mahakam.
Sementara itu, Ekti menyebutkan, saat musim kemarau, distribusi barang melalui sungai menjadi sulit sehingga harus menggunakan jalur darat sekitar 100 kilometer. Biaya angkut pun menjadi sangat tinggi. Sebagai contoh, satu kendaraan pikap dengan kapasitas sekitar satu ton membutuhkan biaya pengangkutan hingga Rp7-8 juta.
“Kondisi inilah yang menyebabkan harga kebutuhan pokok di Mahakam Ulu kerap mengalami kenaikan,” tambahnya.
Di sisi lain, kata dia, rencana mengenai pembangunan gudang tersebut telah disetujui Pemkab Mahakam Ulu dan ditargetkan mulai dibangun tahun ini.
“Selain di Mahakam Ulu, pembangunan gudang beras Bulog juga direncanakan di Kubar,” jelasnya. (*)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari