Rapat Paripurna DPRD Kaltim Dibubarkan: Pemprov Tak Hadir, Meski Dewan dan Tamu Menanti Dua Jam

Rapat paripurna DPRD Kaltim berakhir dibubarkan. Pemprov Kaltim tidak hadir meski dewan dan tamu undangan sudah menanti selama dua jam.
Devi Nila Sari
1.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Rapat Paripurna ke-15 DPRD Kaltim, Senin (22/6/2026), dengan pembahasan tanggapan gubernur terhadap pandangan fraksi atas APBD 2025, diwarnai ketidakhadiran pihak pemerintah di awal jalannya sidang.

Rapat tersebut digelar sejak pukul 10.00 WITA. Sejumlah anggota dewan dan tamu undangan pun sudah hadir. Namun, hingga pukul 12.00 WITA, Pemprov Kaltim tidak muncul hingga peserta rapat dibubarkan.

Menanggapi hal ini, Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jahidin merasa Pemprov Kaltim tidak menghargai lembaga pengawasan tersebut.

“Kita ini kan sejajar dengan pemerintah, minimal ada asisten yang mewakili gubernur. Tapi, hari ini satu pun tidak ada yang hadir. Ini menurut saya tidak menghargai lembaga,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Jahidin menegaskan, bahwa pernyataan tersebut ia sampaikan menggunakan bahasa konstitusional, di mana perihal tersebut memang merupakan haknya sebagai anggota DPRD.

“Ini bukan pernyataan pimpinan, tetapi saya melihat ini sebagai bentuk tidak adanya penghargaan terhadap lembaga. Bagaimana kita mau saling menghargai jika seperti ini? Padahal katanya kita sejajar, bagian yang tidak terpisahkan,” tambahnya

Ia menyebut, bahwa peserta rapat beserta tamu undangan sudah menunggu lebih dari dua jam, namun nyatanya kehadiran lembaga eksekutif tersebut tidak ada sama sekali. Termasuk sekadar memberi kabar.

Padahal, kata Jahidin, rapat tersebut sudah dijadwalkan digelar pukul 10.00 WITA. Undangan secara resmi pun sudah diserahkan. Apalagi agenda tersebut merupakan salah satu kegiatan penting yang membahas tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi tentang pembahasan APBD 2025.

“Undangan ini dikirim secara resmi untuk paripurna. Ini adalah jadwal resmi. Saya kecewa. Bukan hanya saya, tetapi juga rakyat Kalimantan Timur pasti kecewa dengan ketidakhadiran pemerintah hari ini,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai konfirmasi dari pemprov, ia menyebut sudah ada upaya komunikasi, namun tidak ada kejelasan kehadiran. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana