Tak Muncul Saat Demo, Gubernur Kaltim Sampaikan Terima Kasih Lewat Instagram

Massa menunggu di lapangan, sementara respons justru muncul di media sosial.
Fajri
By
2.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Hingga aksi unjuk rasa berakhir pada Selasa (21/4/2026), Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, tidak tampak menemui massa demonstran di depan Kantor Gubernur Kaltim.

Aksi yang berlangsung sejak siang hingga menjelang malam itu diwarnai sejumlah insiden, termasuk puluhan peserta yang dilaporkan pingsan serta pembubaran massa menggunakan water cannon. Namun, situasi tersebut tidak diikuti dengan kehadiran langsung gubernur di hadapan demonstran.

Ketiadaan itu memicu kekecewaan di kalangan massa. Sejumlah peserta aksi mengaku datang untuk menyampaikan aspirasi, namun hanya berhadapan dengan kawat berduri dan pembatas pengamanan.

Salah seorang warga, Madan (28), mengaku kecewa karena tidak dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada kepala daerah.

“Padahal anggaran itu bisa digunakan untuk kebutuhan lain, seperti perbaikan jalan, kesehatan, atau pendidikan,” ujarnya di Samarinda, Rabu (22/4/2026), menyinggung isu pengadaan mobil dinas dan renovasi rumah jabatan.

Ia mengaku sengaja ikut dalam aksi dengan harapan aspirasinya dapat didengar dan mendorong perubahan kebijakan.

“Ya kecewa juga, kenapa tidak turun menemui massa,” tambahnya.

Hingga sebagian besar massa membubarkan diri, Rudy Mas’ud tidak terlihat di lokasi aksi. Ia baru tampak keluar dari kompleks Kantor Gubernur setelah situasi mereda, menuju rumah jabatan yang berada di area yang sama.

Saat itu, ia terlihat mengenakan pakaian cokelat dan peci hitam, dikawal sejumlah petugas keamanan dan ajudan. Ia tidak memberikan keterangan kepada awak media.

Namun, pada hari yang sama, Rudy Mas’ud menyampaikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi.

“Kami harap seluruh masyarakat dapat menjadi mata dan telinga kami dalam melakukan evaluasi terhadap program yang dilakukan oleh Pemprov Kaltim,” ujarnya.

Ia menambahkan, masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja pemerintah ke depan. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana