Kapal Motor Pantokrator Terbakar, Inafis Selidiki Penyebab Utama

kaltim_akurasi
218 Views
Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda setelah melakukan pemeriksaan di kapal motor Pantokrator, yang mengalami kebakaran. (Istimewa)
Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda setelah melakukan pemeriksaan di kapal motor Pantokrator, yang mengalami kebakaran. (Istimewa)

Dari olah TKP kapal motor Pantokrator Polisi menduga, api pertama kali berasal dari kamar penumpang VIP bernomor 302 dan bukan karena korsleting listrik. Untuk mendapatkan informasi lebih jauh, kepolisian mengambil keterangan dari sedikitnya 10 orang saksi.

Akurasi.id, Samarinda – Kapal motor (KM) Pantokrator tujuan Parepare, terbakar di Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur terbakar, pada Rabu (26/1/2022). Kepulan asap yang membumbung tinggi menyebabkan penumpang panik dan berhambur keluar menyelamatkan diri.

Tak berselang lama, puluhan unit pemadam kebakaran dari unsur kedinasan maupun relawan segera berjibaku menjinakkan amukan si jago merah. Para penumpang kapal pun berhasil pindah ke tempat yang lebih aman.

Usai kejadian, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Tadi kami sudah melakukan olah TKP dan telah berkoordinasi dengan Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) Mabes Polri untuk langkah selanjutnya,” ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena, melalui Kasubniy Inafis Aiptu Herry Cahyadi.

Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut belum pasti. Herry Cahyadi pun enggan berkomentar banyak mengenai penyebab utama kebakaran, sebab hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Namun dari olah TKP pihaknya menduga, api pertama kali berasal dari kamar penumpang VIP bernomor 302 dan bukan karena korsleting listrik. “Semua masih sebatas dugaan karena kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih jauh, kepolisian mengambil keterangan dari sedikitnya 10 orang saksi. Salah satunya merupakan anak buah kapal (ABK) yang mengetahui pertama saat api mulai berkobar di KM Pantokrator. Namun, belum ada sampel atau barang bukti yang berhasil diamankan. “Karena kami juga masih melakukan koordinasi dengan Puslabfor,” terangnya.

[irp]

Kepada awak media, Herry Cahyadi juga mengungkapkan, kemungkinan besar tim Puslabfor Mabes Polri akan bertandang ke Samarinda membantu penyelidikan terbakarnya kapal motor Pantokrator. “Selama waktu penyelidikan kapal tidak beroperasi terlebih dulu, sampai (penyelidikan) selesai,” tuturnya.

Senada, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Klas II Samarinda, Capt Slamet Isyadi mengungkapkan, bahwa selama proses penyelidikan Korps Bhayangkara, KM Pantokrator tidak akan beroperasi untuk sementara waktu.

“Yang jelas untuk sementara kapal tak beropersi. Semua penumpang juga sudah dievakuasi. Kalau untuk keberangkatan penumpang (KM Pantokrator) saat ini juga masih kami bicarakan agar bisa dialihkan terlebih dulu,” beber Slamet Isyadi.

Untuk saat ini, para penumpang KM Pantokrator telah aman dan tidak ada yang mengalami luka berat. Namun demikian, Slamet Isyadi masih belum mengetahui pasti berapa jumlah penumpang KM Pantokrator yang akan berangkat tersebut.

“Kalau kapasitas kapal ini muat 1850 orang. Tapi kalau penumpang hari ini masih kami data untuk pastinya. Kalau dugaan (kebakaran) kami juga belum tahu pastinya, karena itu masih dalam penyelidikan polisi,” tandasnya.

[irp]

Untuk informasi, KM Pantokrator yang sedang bersandar dan mengalami kebakaran sekitar 1 jam, dari pukul 10.40 hingga 11.50 Wita. Mengetahui kejadian itu, para penumpang pun lari tunggang-langgang. Sebanyak 10 ruang kamar penumpang lantai tiga KM Pantokrator turut hangus terbakar atas kejadian itu.

Menyebabkan kapal yang memuat penumpang dengan tujuan Samarinda – Parepare, Sulawesi Selatan dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 Wita itu urung berangkat. (*)

Penulis: Zulkifli/Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana