Senin , Juli 22 2024
Polresta Samarinda gelar konferensi pers terkait aksi menantu di Samarinda nekat rencanakan pembunuhan mertua. (Dok. Humas Polresta Samarinda)
Polresta Samarinda gelar konferensi pers terkait aksi menantu di Samarinda nekat rencanakan pembunuhan mertua. (Dok. Humas Polresta Samarinda)

Kesal Dituduh Pakai Narkoba, Menantu di Samarinda Rencanakan Pembunuhan Mertua

Loading

Pelaku Meminta Rekannya Membunuh Korban dengan Iming-Iming Uang Rp15 Juta.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Menantu di Samarinda nekat rencanakan pembunuhan mertua. Kejadian ini dilakukan pelaku So (39), melalui temannya IS (32).

“Motif pelaku So adalah ingin menguasai harta korban,” ungkap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, saat konferensi pers di Mapolresta Samarinda, Rabu (19/6/2024).

Ketika itu So bertemu dengan IS di Gang Nibung, Jalan Dr Sutomo, Kamis (23/5/2024) sekira 5.30 Wita. Pada pertemuan tersebut, pelaku So bercerita kepada IS. Ia mengaku kesal karena sering dicurigai oleh mertuanya terkait penyalahgunaan narkoba dan pencurian uang.

Mendengar itu, IS memberi ide untuk membunuh mertuanya. Hal ini ternyata disetujui oleh So. Pada pukul 7.00 Wita keduanya bertemu kembali di trotoar tikungan tugu depan Pasar Segiri. So meminta agar IS membunuh korban dengan iming-iming uang Rp15 juta.

Jasa SMK3 dan ISO

Pada Senin (27/5/2024), IS pun melancarkan aksinya. Dia mendatangi rumah korban di Jalan Jelawat, Samarinda Ilir, dan langsung memukul korban dengan besi di bagian leher sebanyak dua kali. Korban kemudian dicekik dan dipukuli hingga pingsan.

Setelah korban tak berdaya, IS mengambil uang Rp300 ribu dari dompet korban dan melarikan diri. Beruntung, korban tersadar dan segera melapor ke polisi.

Tim Elang Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota bergerak cepat dan mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti. Keduanya kini ditahan di Mapolsek Samarinda Kota dan terancam hukuman 12 tahun penjara.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat 2 Ke 4 dan atau Pasal 355 Ayat 1 Jo Pasal 55 atau Pasal 56 KUHP,” tegas Ary. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga  Usai Tidur di Hotel, Pengedar Asal Berbas Tengah Lanjut Nginap di Prodeo

cek juga!

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tidak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket. Kemudian Menyerahkan Hal Tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page