Tak Punya Uang untuk Beli Rokok, ODGJ Mengamuk Hambur Toko

kaltim_akurasi
Tak Punya Uang untuk Beli Rokok, ODGJ Mengamuk Hambur Toko
Nopan saat diamankan polisi lantaran mengamuk di toko lantaran tak punya uang untuk membeli rokok (istimewa)

Tak punya uang untuk beli rokok, ODGJ mengamuk hambur toko. Pelaku diketahui sudah sering membuat gaduh. Namun karena ODGJ, Polisi tak bisa menjerat pelaku.

Akurasi.id, Samarinda – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di salah satu toko di kawasan Jalan Merdeka Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda pada Selasa (10/8/2021).

Aksi pria ini pun sempat viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat pria yang mengenakan kaos biru menghambur sejumlah dagangan pemilik toko lalu pergi begitu saja.

Mendapat informasi ODGJ mengamuk hambur toko tersebut, Jajaran Polsek Sungai Pinang bergerak cepat mengamankan pria yang diketahui bernama Siswanto alias Nopan. Nopan sebelumnya diamankan anggota FKPM Sungai Pinang, namun berhasil kabur pada Rabu sore (11/8/2021).

“Sebelumnya memang sudah diamankan FKPM, namun ia berhasil kabur. Selanjutnya dilakukan pengejaran dan kami amankan yang bersangkutan di kawasan Jalan Merdeka,” jelas Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Jufri Rana melalui Panit 2 Reskrim, Ipda Iwan saat dihubungi Kamis (12/8/2021).

Usai diamankan, Nopan pun digelandang ke Polsek Sungai Pinang. Sesampainya di Polsek, anggota polisi berusaha meminta keterangan kejadian yang sudah tersebar di media sosial. Namun Nopan yang diduga memiliki gangguan jiwa tak sama sekali berucap satu kata pun kepada anggota polisi.

“Dari informasi yang kita dapat yang bersangkutan ini memiliki kartu kuning (ODGJ). Atas dasar itu, terkait kejadian hanya diambil dari keterangan pemilik toko, sedangkan Nopan kita serahkan ke pihak Satpol-PP,” terangnya.

[irp]

Diketahui Nopan saat itu pergi ke toko untuk membeli rokok, namun pemilik toko yang mengetahui Nopan tak memiliki uang, memintanya untuk pergi.

“Nah saat itu Nopan yang kesal langsung menghambur dagangan pemilik toko yang berada di meja kasir, kemudian kabur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ipda Iwan mengatakan saat dibawa ke Kantor Satpol-PP Samarinda, pihaknya mendapat informasi bahwa sehari sebelum Nopan membuat keresahan di toko, ia sempat diamankan Satpol lantaran terlibat keributan di kawasan Jalan Merdeka.

“Jadi Nopan ini memang sering membuat resah di kawasan itu, tapi karena dia memiliki gangguan jiwa, tidak bisa diproses hukum,” tandasnya.

[irp]

Selain itu, Kasi Ops Satpol-PP Samarinda, Boy Leonard Sianipar mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada Dinas Sosial Samarinda terkait tindak lanjut persoalan Nopan.

“Rencananya hari ini akan ditentukan, Nopan ini akan dibawa ke rumah sakit Taman Husada atau diserahkan kepada pihak keluarga, tapi yang jadi masalah sampai sekarang kami belum temukan keluarganya,” ucap pria yang kerap di sapa Boy.

Dikatakan Boy, Nopan merupakan ODGJ yang sudah sering diamankan pihaknya lantaran sering membuat kegaduhan.

“Ini yang sudah kelima kalinya dia (Nopan) diamankan lantaran membuat kegaduhan di lingkungannya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana