Neymar Pulih dari Cedera, Ancelotti Buka Peluang Tampil Lawan Skotlandia

Sempat hanya menjadi penonton dari pinggir lapangan, Neymar kini semakin dekat dengan comeback yang ditunggu jutaan pendukung Brasil. Carlo Ancelotti mengungkapkan kondisi sang penyerang terus membaik dan siap dipersiapkan untuk laga krusial melawan Skotlandia di Piala Dunia 2026.
Fajri
By
2.1k Views

Kaltim.akurasi.id – Kabar gembira datang bagi pendukung Timnas Brasil. Penyerang senior Neymar dikabarkan telah pulih dari cedera betis yang membuatnya absen pada dua laga awal fase grup Piala Dunia 2026.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengungkapkan kondisi terbaru Neymar seusai kemenangan 3-0 atas Haiti di Stadion Philadelphia, Sabtu (19/6/2026).

“Neymar akan berlatih sendiri besok, kemudian bergabung bersama tim pada Senin. Ia akan siap untuk laga melawan Skotlandia,” ujar Ancelotti.

Kehadiran Neymar menjadi angin segar bagi Selecao yang akan menjalani laga penentuan Grup C menghadapi Skotlandia pada Rabu (24/6/2026).

Pada dua pertandingan sebelumnya melawan Maroko dan Haiti, Neymar belum sekalipun tampil akibat cedera. Saat Brasil menghadapi Haiti, pemain Santos itu bahkan tetap berada di markas tim di New Jersey untuk menjalani program pemulihan.

Kembalinya Neymar juga menjadi kabar baik bagi Ancelotti yang berpotensi kehilangan winger andalannya, Raphinha. Pemain Barcelona itu mengalami cedera saat Brasil menghadapi Haiti dan harus ditarik keluar pada menit ke-40 setelah terlihat meringis kesakitan di lapangan.

Masuknya Neymar ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 sejak awal memang menjadi salah satu keputusan paling berani Ancelotti. Pasalnya, pemain berusia 34 tahun itu telah lama bergelut dengan masalah cedera dan tidak membela tim nasional selama hampir tiga tahun terakhir.

Cedera otot betis yang dialami sejak pertengahan Mei membuat kondisi Neymar sempat diragukan menjelang penetapan skuad. Sebelumnya, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) itu juga harus menjalani pemulihan panjang akibat cedera lutut serius yang membuatnya menepi selama hampir dua tahun.

Keputusan Ancelotti memanggil Neymar sempat menuai perdebatan. Sebab, Brasil harus mengesampingkan sejumlah pemain yang sedang berada dalam performa terbaik, termasuk striker Chelsea João Pedro yang mencetak 20 gol sepanjang musim 2025-2026.

Bahkan, kondisi Neymar sempat menjadi bahan candaan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

“Neymar bahkan tidak bermain. Neymar adalah pemain tim nasional pertama yang kerja dari rumah,” ujar Lula sambil tertawa saat berbincang dengan seorang anak di Belo Horizonte.

Meski telah dinyatakan pulih, Neymar diperkirakan belum akan langsung menjadi starter saat menghadapi Skotlandia. Performa gemilang Vinicius Junior dalam dua pertandingan awal membuat Ancelotti memiliki banyak opsi di lini depan.

Ancelotti sendiri menegaskan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Neymar.

“Neymar memiliki tugas yang sama dengan 25 pemain lainnya. Ia bisa bermain, duduk di bangku cadangan, atau masuk sebagai pemain pengganti. Ia memiliki tanggung jawab yang sama dengan pemain lainnya,” tegas pelatih asal Italia tersebut.

Jika kembali ke kondisi terbaiknya, Neymar diyakini dapat menjadi senjata penting Brasil pada fase gugur nanti. Selain memiliki kemampuan individu yang mampu membongkar pertahanan lawan, ia juga dikenal sebagai playmaker dengan visi permainan yang masih menjadi salah satu yang terbaik di generasinya.

Bagi para pendukung Selecao, kabar pulihnya Neymar tentu menjadi harapan baru. Setelah absen cukup lama, publik Brasil kini menanti apakah sang bintang akhirnya akan kembali menunjukkan magisnya di panggung terbesar sepak bola dunia. (*)

Penulis/Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana