
Reses Angkasa Jaya di Sungai Kunjang, persoalan banjir dan usulan drainase masih dominan. Dalam kesempatan itu, banyak warga yang menyampaikan aspirasi maupun keluhan kepada wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil III Sungai Kunjang tersebut.
Kaltim.Akurasi.id, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani melaksanakan reses di Jalan M Said Gang Sendawar, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (26/10/2021) malam.
Kegiatan Angkasa Jaya reses itu merupakan rangkaian reses masa sidang III Tahun 2021 yang digelar dari 18-26 Oktober 2021. Turut hadir Ketua RT 12 Irwansyah dan masyarakat sekitar. Kegiatan berjalan lancar dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Dalam kesempatan itu, banyak warga yang menyampaikan aspirasi maupun keluhan kepada wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil III Sungai Kunjang tersebut. Di antaranya berkaitan dengan infrastruktur jalan seperti semenisasi dan pembuatan parit.
Seperti yang diungkapkan Ketua RT 12 Irwansyah, kini kawasan tersebut telah menjadi daerah banjir. Hal itu disinyalir terjadi lantaran adanya pematangan lahan yang dilakukan tidak sesuai standardisasi Amdal dengan tidak maksimalnya pembuatan kolam resapan atau aliran air.
Untuk itu, para warga yang juga diwakili Ketua RT menyampaikan keluhan terkait hal tersebut dan menyampaikan usulan berkaitan dengan semenisasi dan pembuatan parit di beberapa titik.
“Sudah 28 tahun saya tinggal di sini, baru merasakan banjir seperti itu. Untuk itu, kami mengusulkan pembuatan parit di sekitar pemukiman untuk dialirkan ke parit besar. Jadi air tidak mengendap di pemukiman warga,” kata dia.
[irp]
Menyikapi hal tersebut, Angkasa sepakat dan menyanggupi usulan warga. Ia pun berjanji, akan mengecek secara langsung lokasi yang direncanakan untuk pembuatan atau perbaikan drainase.
Namun demikian, menurut dia, kegiatan semenisasi seharusnya dihindari. Selain tidak ramah lingkungan, ia menilai, hal itu menjadi salah satu penyebab banjir. Dikarenakan ada satu titik yang mengalami peninggian namun tidak dibarengi pembuatan parit untuk menampung atau mengalirkan air.
[irp]
“Saya sangat mendukung pembuatan parit dan akan saya tindaklanjutin. Nanti bersama-sama kita kawal dan masyarakat harus gotong royong dalam pelaksanaannya,” ucapnya, disambut kesiapan warga yang hadir.
“Bukannya saya anti semenisasi, namun fokus saya lebih kepada kegiatan penanganan banjir kota, seperti perbaikan drainase. Minimal bisa mengantisipasi banjir,” sambungnya.
[irp]
Selain itu, Angkasa juga menyebut, ia berencana membuat hidran pemadam kebakaran sebagai alat bantu masyarakat apabila terjadi kebakaran. “Itu juga merupakan program saya setiap kali turun ke masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id