Satu Koalisi dengan Gubernur Kaltim Saat Pilgub, PAN Tegaskan Tetap Kritis terhadap Pemerintah

PAN Kaltim tegaskan tetap kritis terhadap pemerintah meski satu koalisi saat pilgub 2024 yang memenangkan Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
Devi Nila Sari
1.2k Views

Kaltim.akurasi.id, SamarindaKetua DPW PAN Kalimantan Timur (Kaltim) Erwin Izharuddin menegaskan, partainya tetap bersikap kritis terhadap pemerintah daerah. Meskipun menjadi bagian dari koalisi pendukung saat pemilihan gubernur (pilgub). Menurutnya, dukungan politik tidak berarti harus membenarkan seluruh kebijakan pemerintah tanpa evaluasi.

“Kami tetap mendukung beliau, tetapi dukungan itu juga harus disertai sikap kritis. Mendukung bukan berarti tidak boleh mengkritik,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Samarinda, Kamis (15/5/2026).

Ia menjelaskan, bahwa dukungan saat pencalonan gubernur tentu berbeda dengan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan sekarang.

Saat disinggung mengenai apakah akan menarik dukungan seperti yang dilakukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menegaskan, jika pada prinsipnya mereka tetap memberikan dukungan. Apalagi Golkar, Gerindra, serta PAN juga berkoalisi di skala nasional.

Dirinya pun membantah kabar, adanya pertemuan pejabat terkait dengan PAN hingga berbedarnya isu partai tersebut menarik dukungan realisasi hak angket.

“Saya juga tegaskan, tidak ada pertemuan dengan pejabat terkait ataupun isu “masuk angin”. Insyaallah kami tetap amanah. Saya berani bersumpah tidak ada hal-hal seperti itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, menurutnya hal ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Ia menyebut, jika ke depan semua harus kembali pada nurani.

“Setiap kebijakan pasti ada kekurangan dan kelebihannya, baik sekarang maupun sebelumnya,” sebutnya.

Menurutnya, program tetap perlu dievaluasi agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Namun, ia menilai, evaluasi tetap diperlukan apabila ditemukan masyarakat yang belum terakomodasi atau penerima yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Kalau ada yang belum terakomodasi atau tidak tepat sasaran, tentu harus ditinjau kembali,” katanya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana