Terkam Kakek di Sangatta, Buaya 4,4 Meter Berkalung Ban Motor Ditangkap

Warga akhirnya menaklukkan buaya sepanjang 4,4 meter usai menerkam seorang kakek di Sangatta. Warga langsung mengenali buaya tersebut dengan penanda sebuah ban di lehernya.
Devi Nila Sari
2.4K Views

Kaltim.akurasi.id, Sangatta – Warga Sangatta Utara dibuat geger. Seekor buaya muara raksasa sepanjang 4,4 meter berhasil ditangkap usai menerkam seorang kakek di tepi Sungai Sangatta.

Buaya buas itu dievakuasi tim gabungan Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutai Timur bersama warga di sekitar Gang Durian 3, Kecamatan Sangatta Utara, Minggu (20/09/2026) sekira pukul 05.30 WITA. Penangkapan ini buntut dari insiden sehari sebelumnya. Pada Sabtu (19/09/2026), seekor buaya menyerang seorang kakek yang sedang memperbaiki mesin air di tepi sungai, tepatnya di wilayah RT 31.

Ketua LKK Kutim, Ronny Effendi mengatakan, pihaknya mengerahkan 16 personel untuk memburu predator tersebut. Penyisiran dimulai sejak Sabtu malam pukul 22.00 WITA dari markas.

“Jam 10 malam kami berangkat dari markas menuju lokasi. Sekitar jam 2 dini hari kami mulai sisir sungai pakai perahu,” ujar Ronny sebagaimana melansir Upnwew.id.

Ditandai Ban Motor di Leher

Pada pukul 03.00 WITA, tim mendapati 4 ekor buaya dengan ukuran hampir serupa muncul di permukaan. Satu ekor diantaranya langsung dikenali karena memiliki ciri khas yang mencolok.

“Jam 03.00 subuh itu ada 4 ekor buaya yang sama ukurannya. Cuma karena 1 ekor ini yang bersalah sudah menggigit warga, akhirnya kita eksekusi. Tandanya itu di bagian lehernya ada sebuah ban motor yang melekat,” jelasnya didampingi pawang buaya, Anasrullah.

Butuh waktu 1,5 jam berjibaku, tim akhirnya berhasil menjerat buaya tersebut dengan peralatan tradisional berupa tali dan menariknya ke darat. Karena bobotnya yang sangat besar, proses evakuasi harus dibantu warga sekitar.

“Untuk pengangkatannya, kami menggunakan alat tradisional dijerat, pakai tali, dan dibantu oleh warga. Karena ukuran besar jadi perlu bantuan orang banyak,” tambahnya.

Selanjutnya buaya muara tersebut diserahkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur. Proses serah terima disaksikan langsung Camat Sangatta Utara Hasdiah, Kades Sangatta Utara Mulyanti, Babinsa, Ketua RT dan warga, serta diterima langsung oleh Soleram dan Abdul Muis dari Disdamkartan Kutim.

Ronny mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, untuk tidak beraktivitas di bantaran Sungai Sangatta karena masih ada beberapa buaya lain dengan ukuran serupa yang berkeliaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum LKK M. Hufni Fahruddin yang selama ini memberikan bimbingan agar LKK Kutim terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana