Bidik 527 Ribu Wisatawan pada 2027, PPU Siapkan Weekend Market hingga Festival Budaya

Tak hanya mengandalkan keindahan destinasi, Disbudpar PPU menyiapkan kegiatan rutin, pentas seni, pasar UMKM, hingga festival budaya untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Fajri
By
1.6K Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan 527.885 kunjungan wisatawan pada 2027. Untuk mencapai target tersebut, pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada pembenahan destinasi unggulan, tetapi juga penguatan aktivitas wisata yang melibatkan komunitas dan pelaku usaha lokal.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar PPU, Yunias Yudhistira Arlianta, mengatakan sejumlah program telah disiapkan untuk meningkatkan daya tarik wisata daerah pada tahun depan.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah menghadirkan kegiatan rutin di kawasan wisata. Di antaranya weekend market, pentas seni mingguan, serta kegiatan UMKM di Alun-Alun Penyembolum.

“Salah satu strateginya dengan menghadirkan kegiatan rutin di kawasan wisata. Di antaranya weekend market, pentas seni mingguan, serta kegiatan UMKM di Alun-Alun Penyembolum,” ujar Yunias.

Disbudpar juga menyiapkan aktivitas pasar tradisional Pakot Ngeno di Rumah Adat Paser Kuta Rekan Tatau. Kegiatan ini diharapkan menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada pengunjung.

Menurut Yunias, kegiatan rutin berbasis komunitas penting untuk menjaga keberlanjutan destinasi. Dengan demikian, aktivitas pariwisata tidak hanya bergantung pada festival atau acara yang digelar pada waktu tertentu.

“Di samping kegiatan berbasis komunitas, kami juga menyiapkan dua agenda pariwisata dan kebudayaan pada 2027, yakni Festival Belian Adat Paser Nondoi dan PPU Fest,” bebernya.

Festival Belian Adat Paser Nondoi akan mengangkat tradisi dan kebudayaan khas masyarakat Paser. Sementara PPU Fest dirancang sebagai pesta rakyat yang memadukan bazar UMKM, pertunjukan seni, dan panggung musik.

“Agenda ini diharapkan dapat menarik kunjungan masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal,” tuturnya.

Selain menggelar berbagai kegiatan, Disbudpar PPU juga memprioritaskan penataan infrastruktur dan wajah destinasi wisata unggulan. Salah satunya melalui kelanjutan revitalisasi kawasan Kampung Baru.

Pengembangan Ekowisata Mangrove Kampung Baru turut masuk dalam rencana program 2027. Salah satu fokus yang disiapkan adalah pembebasan lahan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Target kunjungan wisatawan itu tercantum dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU 2025–2029. Dalam dokumen yang sama, kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2027 ditargetkan mencapai 0,39 persen.

Melalui pembenahan destinasi, penyelenggaraan agenda kebudayaan, dan penguatan aktivitas wisata berbasis komunitas, Disbudpar PPU berharap daya tarik pariwisata daerah semakin luas. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata. (Adv/diskominfoppu/mz)

Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana