Diskukmperindag PPU Gelar Sosialisasi Digitalisasi Pembayaran Retribusi Pasar Melalui QRIS

Devi Nila Sari
158 Views

Pembayaran melalui QRIS tidak hanya memudahkan pembeli dan pedagang. Transaksi juga dipastikan aman.

Kaltim.akurasi.id, PenajamDinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi digitalisasi pembayaran retribusi pelayanan pasar. Menggunakan quick response code Indonesian standard (QRIS) di Pasar Induk Penajam, Kamis (17/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong transformasi menuju ekonomi digital. Sekaligus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Dalam kegiatan tersebut, Diskukmperindag PPU bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Bank Kaltimtara Cabang Penajam sebagai fasilitator.

Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadi Sutanto menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi para pedagang pasar mengenai kemudahan, keamanan, dan efisiensi dalam pembayaran retribusi melalui sistem QRIS.

Margono menyampaikan tiga poin penting terkait implementasi pembayaran digital ini. Pertama, ia menegaskan metode pembayaran retribusi menggunakan QRIS dapat segera diterapkan, menggantikan sistem manual yang selama ini digunakan.

Menurutnya, pembayaran melalui petugas pasar rentan terhadap kesalahan pencatatan dan memiliki risiko keamanan lebih tinggi.

“Dengan QRIS, para pedagang bisa membayar retribusi secara langsung dan tercatat secara digital. Ini akan meminimalisir kesalahan administrasi sekaligus meningkatkan keamanan,” ujarnya.

Pemkab PPU Pastikan Penggunaan QRIS Aman

Poin kedua yang ditekankan adalah tren global yang mengarah pada penurunan penggunaan uang tunai. Margono menilai, digitalisasi transaksi, termasuk retribusi pasar, merupakan langkah adaptif yang akan memberikan kemudahan bagi pedagang serta mendukung efisiensi pemerintah daerah ke depan.

“Transaksi digital menjadi pilihan utama di banyak sektor. Pemerintah daerah mendukung penuh transisi ini sebagai bagian dari komitmen menuju tata kelola keuangan yang lebih baik,” tambahnya.

Terakhir, Margono meyakinkan para pedagang mengenai aspek keamanan dari sistem QRIS. Ia menegaskan, QRIS telah dirancang dengan standar keamanan tinggi dan transaksi yang dilakukan akan tercatat serta diawasi oleh otoritas yang berwenang.

“Pedagang tidak perlu khawatir. Sistem ini aman dan transparan, sehingga dana yang dibayarkan tidak akan hilang atau disalahgunakan,” tuturnya. (Adv/diskominfoppu/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana