Kaltim.akurasi.id, Bontang – DPRD Bontang mendorong agar program kepemudaan mendapat perhatian lebih dalam perencanaan pembangunan daerah. Melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan, DPRD meminta program yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas dan partisipasi pemuda masuk dalam prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna DPRD Bontang terkait tanggapan fraksi-fraksi terhadap pendapat Wali Kota Bontang atas dua Raperda inisiatif DPRD, belum lama ini.
Dalam pandangan fraksi yang dibacakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Winardi, pengembangan kepemudaan harus menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda merupakan aset strategis yang perlu mendapatkan dukungan melalui program yang terencana dan berkelanjutan.
“Kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas, kreativitas dan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah menjadi salah satu prioritas yang harus diusulkan dalam Musrenbang,” ujarnya.
PDI Perjuangan menilai pembangunan kepemudaan tidak cukup hanya dituangkan dalam regulasi, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan dampak langsung bagi generasi muda. Karena itu, kebutuhan pemuda perlu mendapat ruang dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah setiap tahunnya.
Selain itu, fraksi juga menekankan pentingnya kebijakan strategis yang mendukung pengembangan kepemimpinan pemuda. Menurut Winardi, program kepemudaan harus diarahkan pada kaderisasi berbasis kompetensi, pengembangan kewirausahaan, inovasi digital, kepeloporan sosial, hingga peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
Tak hanya itu, pihak DPRD Bontang juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap penyediaan sarana dan prasarana kepemudaan. Keberadaan ruang kreatif, pusat aktivitas pemuda, fasilitas olahraga, hingga wadah pengembangan ekonomi kreatif dinilai penting untuk menunjang pengembangan potensi generasi muda.
Melalui Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang berharap lahir kebijakan yang mampu memastikan kebutuhan dan aspirasi pemuda menjadi bagian dari prioritas pembangunan Kota Bontang. Sehingga generasi muda dapat berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah.
“Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa kebijakan strategis pengembangan kepemimpinan pemuda harus diarahkan secara substantif. Kebijakan tersebut perlu membuka ruang kaderisasi berbasis kompetensi, kewirausahaan, inovasi digital, kepeloporan sosial serta penguatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (adv/dprdbontang/cha/uci)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi