Dukung Pembangunan Kota, DPRD Samarinda Dorong Skema CSR Perbankan

DPRD Samarinda dorong perbankan bantu pembangunan di daerah melalui skema CSR. Terutama bagi bank nasional yang beroperasi di kota ini, namun belum memiliki kontribusi signifikan.
Devi Nila Sari
954 Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Ketergantungan pembangunan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dinilai perlu dikurangi. Oleh karena itu, DPRD Samarinda mendorong keterlibatan sektor lain, seperti perbankan agar lebih aktif membantu pembangunan melalui program corporate social responsibility (CSR).

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi menyebut, banyak bank nasional yang menjalankan aktivitas bisnis di Samarinda, namun kontribusi sosial terhadap pembangunan kota masih belum terlihat signifikan. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan peran Bankaltimtara yang dinilai lebih aktif memberikan kontribusi bagi daerah.

“Bank-bank besar ini beroperasi di Samarinda, menghimpun dana masyarakat juga di sini. Tapi kontribusi nyatanya untuk pembangunan kota masih minim terlihat,” tegasnya.

Iswandi menilai, program CSR perbankan seharusnya tidak hanya sebatas bantuan sosial berskala kecil, melainkan diarahkan untuk mendukung fasilitas publik yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

Ia menyontohkan pembangunan taman kota, ruang terbuka publik, hingga ikon kota seperti patung pesut yang menurutnya bisa dibiayai melalui kolaborasi CSR beberapa bank.

“Kalau ada lima atau enam bank besar ikut ambil bagian, satu bank pegang satu proyek saja sebenarnya sudah sangat membantu pemerintah,” katanya.

Selain membantu pembangunan, skema tersebut dinilai dapat meringankan beban APBD, sehingga pemerintah kota bisa lebih fokus mengalokasikan anggaran untuk sektor prioritas lain.

Politisi PDI Perjuangan itu juga membuka peluang kerja sama kreatif antara pemerintah dan perbankan, termasuk konsep branding proyek tertentu selama tetap sesuai regulasi.

“Pembangunan kota membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah semata,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana