
Keinginan Pemkot Samarinda perluas RTH dan membangun playgroud tampaknya mendapatkan sambutan baik dari legislatif. Pasalnya, keinginan Pemkot Samarinda perluas RTH dan bangun playgroud itu, sebagai langkah yang positif.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang terus merencanakan perluasan dan pembangunan playground, mendapat dukungan penuh dari para anggota dewan di Kota Tepian, sebutan Samarinda. Sebab sebagai kawasan perkotaan, dan ibu kota Kalimantan Timur. Samarinda sejatinya memang sangat memerlukan ruang hijau dan fasilitas playground yang ramah anak.
Di sisi lain, Samarinda merupakan cerminan dari pembangunan di Kaltim. Sehingga sudah sewajarnya Samarinda berbenah dengan melakukan peningkatan berbagai sarana dan prasarana publik. Antara lain dengan memperluas RTH dan memperbanyak playgroud.
Dukungan itu diutarakan oleh Anggota Komisi III DPRD Samarinda Guntur saat dijumpai awak media belum lama ini. Ia mengatakan, rencana pemerintah daerah adalah hal baik yang harus didukung, mengingat akan pentingnya ruang hijau.
“Ya saya mendukung program tersebut, karena memang kita sebagai daerah perkotaan. Di sisi lain, masyarakat Kota Samarinda itu haus akan taman serta ruang-ruang hijau. Mereka membutuhkan ruang-ruang hijau untuk berekreasi atau berolahraga, terutama di akhir pekan,” ucap Guntur.
Legislatif Tetap Ingatkan Pemkot Samarinda Pikirkan Perencanaan Pembiayaan
Selain menjadi kebutuhan dasar sebuah perkotaan. Keberadaan ruang terbuka hijau dan fasilitas playground anak-anak, bisa menjadi wadah rekreasi masyarakat Kota Tepian. Lebih-lebih di tengah kian padatnya pembangunan dan lalu lintas saat ini.
“Ini adalah gagasan yang baik dan harus mendapat dukungan. Jujur masyarakat kita ini kekurangan tempat rekreasi. Dan rencana pemerintah itu bisa menjadi salah satu jawabannya. Makanya perlu kita sama-sama dukung,” serunya.
Meski mendukung, Guntur tak lupa mengingatkan agar pemerintah tak lupa kalau dari setiap rencana pembangunan harus diukur dari pendapatan yang dimiliki daerah. Tujuannya, agar pembangunan yang baik, kedepannya tidak menimbulkan persoalan baru. Lantaran karena keterbatasan keuangan daerah.
“Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita meningkat. Saya pikir mampu untuk merealisasikan program ini, dan tidak ada masalah. Namun tetap harus memperhatikan segala aspek yang ada,” pungkasnya. (adv/drpdsamarinda/upk)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id