Sekolah Rakyat Kukar Ditargetkan Terbangun 2027, Lokasi di Muara Badak

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kukar ditargetkna terbangun pada 2027. Untuk pembangunannya, pemkab sudah menyediakan lahan seluas lebih dari tujuh hektare di Kecamatan Muara Badak.
Devi Nila Sari
2.2K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berproses. Pemerintah daerah menyiapkan lahan seluas lebih dari tujuh hektare di Kecamatan Muara Badak, sementara dokumen pengusulan program tersebut disebut telah berada di Kementerian Sosial.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, persiapan di lapangan telah memasuki tahap awal berupa pembersihan lahan atau land clearing. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan fisik sekolah tersebut dapat direalisasikan pada 2027.

“Kalau secara dokumen sekarang sudah, insyaallah, di Kementerian Sosial. Kemudian secara fisik di lapangan sudah ada land clearing,” kata dia.

Ia menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk Sekolah Rakyat awalnya sekitar lima hektare. Namun, dalam perkembangan persiapan, luas lahan tersebut bertambah menjadi lebih dari tujuh hektare untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Lahannya memang awalnya sekitar lima hektare, sekarang bertambah menjadi tujuh hektare,” ujarnya.

Menurut Sunggono, pemerintah daerah berharap tahapan persiapan yang telah berjalan dapat dilanjutkan hingga pembangunan fisik. Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria program.

“Kita harapkan mudah-mudahan tahun depan bisa terbangun,” tuturnya.

Sunggono memastikan, lokasi yang disiapkan berada di Kecamatan Muara Badak. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat dalam satu lokasi agar pelaksanaannya terpusat.

“Untuk lokasinya di Kecamatan Muara Badak. Kita buat satu titik saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, luas lahan yang disiapkan mencapai sekitar tujuh hektare lebih. Persiapan lahan tersebut menjadi salah satu tahapan yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendukung rencana pembangunan

“Luasan lahannya sekitar tujuh hektare lebih,” katanya.

Terkait calon peserta didik, Sunggono menyebut sasaran Sekolah Rakyat mengacu pada kelompok masyarakat yang masuk desil 1 sampai 4 dalam data sosial ekonomi. Data tersebut akan menjadi acuan untuk melihat calon siswa yang memenuhi kriteria program.

“Sepanjang mereka itu ada di desil 1 sampai 4, insyaallah masuk dalam kriteria yang bisa ikut di Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Edit: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana