Kaltim.akurasi.id, Bontang – Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Bontang pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp707,3 miliar. Capaian tersebut tercatat dari 380 proyek investasi yang tersebar di berbagai sektor usaha dan menjadi sinyal positif terhadap iklim investasi di daerah.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang mencatat sektor sekunder masih mendominasi realisasi investasi dengan nilai mencapai Rp571,8 miliar. Sementara sektor tersier menyumbang investasi sebesar Rp135,4 miliar.
Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan investor domestik terhadap potensi ekonomi Kota Bontang masih terjaga.
“Realisasi ini memperlihatkan bahwa kepercayaan pelaku usaha terhadap Kota Bontang masih terjaga. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan investasi sepanjang tahun,” ujarnya.
Menurut Karel, capaian pada awal tahun tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan investasi pada triwulan-triwulan berikutnya. Apalagi, Bontang masih memiliki sejumlah sektor potensial yang dapat menarik minat investor untuk menanamkan modal.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang mendukung realisasi investasi adalah kemudahan pelayanan perizinan yang kini semakin terintegrasi melalui sistem digital. Pelaku usaha dapat mengakses berbagai layanan secara lebih cepat dan efisien tanpa harus melalui prosedur yang berbelit.
“Pelayanan perizinan yang terintegrasi dan berbasis digital turut memberikan kemudahan bagi investor dalam menjalankan usahanya di Bontang,” katanya.
Selain itu, koordinasi antara DPMPTSP dan perangkat daerah terkait juga terus diperkuat untuk memastikan proses investasi berjalan lancar. Upaya tersebut dilakukan mulai dari tahap perizinan hingga realisasi investasi di lapangan.
Karel menambahkan, DPMPTSP secara rutin melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan investasi yang masuk ke Kota Bontang. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi peluang sekaligus mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi investor.
Ia berharap tren positif investasi pada triwulan pertama ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan daerah di Kota Bontang.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan memastikan seluruh proses investasi berjalan efektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya. (adv/dpmptspbontang/cha/uci)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi