Ditinggal Masak, Warung Kelontong di Babulu Terbakar: Dua Kulkas dan AC Hangus

Api membakar rumah usaha warga di Desa Gunung Makmur, PPU, Senin (17/8/2026). Tidak ada korban jiwa, tetapi satu keluarga berisi tiga orang terdampak dan sejumlah peralatan usaha rusak.
Fajri
By

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Sebuah rumah usaha warung kelontong milik Titin Kartini di Desa Gunung Makmur RT 04, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terbakar pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 11.01 Wita.

Kebakaran menghanguskan sejumlah peralatan rumah tangga dan usaha, di antaranya dua unit kulkas, satu unit AC, dua tandon air, serta lemari kompor. Rumah berukuran sekitar 6 x 12 meter tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU melalui Pos Damkar Babulu menerima laporan kebakaran pada pukul 11.01 Wita. Petugas kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.12 Wita.

Petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

“Api berhasil cepat dipadamkan dan petugas melakukan pendinginan,” demikian keterangan Korlap Damkar Babulu, Minarno.

Berdasarkan laporan sementara petugas di lapangan, kebakaran diduga bermula dari masakan yang ditinggalkan pemilik rumah. Api kemudian membesar hingga merembet ke bagian rumah usaha.

“Diduga kebakaran disebabkan karena masakan yang ditinggal oleh pemilik rumah, sehingga api membesar dan menyebabkan terjadinya kebakaran,” tulis laporan tersebut.

Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 12.07 Wita. Setelah memastikan kondisi aman, petugas kembali ke Pos Damkar Babulu pada pukul 13.25 Wita.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Babulu mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni Brandweer Kajama dengan nomor polisi KT 9970 VP dan KT 9946 VP.

Selain Damkar PPU, proses penanganan juga melibatkan pihak Kecamatan Babulu, Polsek Babulu, Satpol PP, PLN, serta Damkar Longkali.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Namun, satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak akibat kebakaran.

Adapun kerugian sementara berupa dua unit kulkas, satu unit AC, dua tandon air, dan lemari kompor. Total nilai kerugian materiil masih dalam pendataan. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana