
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Persiapan kontingen Samarinda menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser masih menghadapi kendala teknis. Hingga kini, sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan pertandingan belum sepenuhnya diterima pemerintah kota.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M Novan Syahronny Pasie, mengatakan ketidakjelasan teknis dari pemerintah provinsi membuat persiapan kontingen belum dapat dilakukan secara maksimal.
Menurutnya, pemerintah kota masih menunggu kepastian mengenai sejumlah aspek penyelenggaraan, termasuk cabang olahraga yang dipertandingkan, nomor pertandingan hingga lokasi venue.
“Secara keseluruhan, kita belum bisa memastikan karena masih ada beberapa hal, baik teknis maupun non teknis, yang masih menunggu kepastian dari provinsi,” ujar Novan.
Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap proses pemetaan kontingen Samarinda. Pemerintah kota belum dapat memastikan kebutuhan atlet, pelatih maupun ofisial yang nantinya harus diberangkatkan ke Kabupaten Paser.
Padahal, Samarinda telah menyiapkan rencana untuk menurunkan kekuatan sekitar 1.700 atlet dan ofisial dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Novan menyebut, kepastian teknis menjadi bagian penting dalam menentukan langkah selanjutnya. Sebab, jumlah peserta yang diberangkatkan akan berkaitan langsung dengan kebutuhan transportasi, akomodasi hingga kebutuhan operasional selama pertandingan.
“Ini membuat pemerintah kota belum bisa menghitung secara pasti jumlah atlet dan ofisial yang akan diberangkatkan,” katanya.
DPRD Samarinda pun mendorong agar kepastian dari pemerintah provinsi segera diperoleh. Dengan demikian, pemerintah kota bersama Disporapar dan KONI Samarinda dapat menyusun persiapan secara lebih terukur.
Novan menilai, kejelasan sejak awal dibutuhkan agar persiapan kontingen Samarinda tidak dilakukan berdasarkan perkiraan semata.
“Semkain cepat informasi teknis diterima, semakin mudah pula daerah menyusun kebutuhan dan memastikan kesiapan atlet menghadapi Porprov 2026 di Paser,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari