Kaltim.akurasi.id, Bontang – Di tengah banyaknya sungai di Kalimantan Timur, Sungai Loa Haur di Kabupaten Kutai Barat masih memegang peranan penting bagi masyarakat sekitar. Aliran sungai ini bukan hanya menjadi sumber air, tetapi juga jalur transportasi, lokasi mencari ikan, hingga memiliki potensi sebagai destinasi wisata alam. Keberadaan Sungai Loa Haur telah lama menjadi bagian dari kehidupan warga di kawasan pedalaman Kutai Barat. Sebelum akses jalan berkembang seperti saat ini, sungai menjadi penghubung utama antarpermukiman.
Warga memanfaatkan perahu untuk mengangkut hasil pertanian, kebutuhan pokok, maupun aktivitas sehari-hari. Hingga kini, fungsi tersebut masih terasa terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Selain sebagai jalur transportasi, Sungai Loa Haur juga menjadi sumber penghidupan bagi nelayan air tawar. Berbagai jenis ikan lokal masih dapat ditemukan di aliran sungai tersebut dan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat.
Kondisi alam di sekitar Sungai Loa Haur dinilai masih cukup terjaga. Pepohonan dan vegetasi di sepanjang bantaran sungai membantu menjaga kualitas air sekaligus menjadi habitat berbagai satwa khas Kalimantan. Pemandangan alami inilah yang mulai menarik perhatian sebagai potensi wisata. Aktivitas menyusuri sungai menggunakan perahu serta menikmati suasana hutan tropis menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin melihat sisi lain Kalimantan Timur.
Sungai Loa Haur juga menunjukkan bagaimana sungai di Kalimantan Timur memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar bentang alam. Sungai menjadi bagian dari sejarah, budaya, dan pola hidup masyarakat setempat. Namun demikian, upaya menjaga kelestarian sungai tetap menjadi perhatian penting. Aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan berpotensi menurunkan kualitas air dan mengganggu ekosistem di sekitarnya.
Masyarakat setempat berharap kondisi Sungai Loa Haur tetap terjaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain mendukung kebutuhan sehari-hari, kelestarian sungai juga dinilai penting untuk menjaga potensi wisata dan keberlanjutan sumber daya perikanan. Dengan perannya yang begitu besar, Sungai Loa Haur menjadi salah satu contoh nyata pentingnya menjaga sungai di Kalimantan Timur. Keberadaan sungai ini tidak hanya menopang aktivitas ekonomi warga Kutai Barat, tetapi juga menyimpan potensi wisata alam yang dapat dikembangkan tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.
Di tengah perkembangan wilayah dan pembangunan infrastruktur, Sungai Loa Haur tetap menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama agar sungai ini terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. (*)
Penulis: Rosi
Editor: Suci Surya Dewi