Bicara Ketahanan Pangan Kaltim, Dewan Ingin UPTD Batuah Jadi Sentra Pertanian dan Hortikultura

kaltim_akurasi
177 Views
Bicara Ketahanan Pangan Kaltim, Dewan Ingin UPTD Batuah Jadi Sentra Pertanian dan Hortikultura
Komisi II DPRD Kaltim saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Batuah, Kutai Kartanegara. (Redaksi Akurasi.id)

Bicara Ketahanan Pangan Kaltim, Dewan Ingin UPTD Batuah Jadi Sentra Pertanian dan Hortikultura. Menurut anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir, dengan potensi lahan pertanian yang ada, ketahanan pangan Kaltim semestinya mampu diwujudkan.

Akurasi.id, Samarinda – Komisi II DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, pada Kamis (12/8/2021). Kunjungan ini dilakukan di UPTD BBI Tanaman Pangan dan Holtikultural, Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim.

Selain untuk membicarakan masalah ketahanan pangan di Kaltim, giat tersebut juga dilakukan untuk membahas program Dinas Pangan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Tanah Benua Etam, sebutan Kaltim. Termasuk menjadikan UPTD Batuah sebagai sentra pertanian berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura. Misalnya, penyediaan bibit unggul, pola bertani yang baik, dan bagaimana membuat pupuk secara organik untuk mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sutomo Jabir menuturkan, sebagai wakil rakyat  ia melihat bahwa pertanian di Kaltim belum maju dan masih jauh dari yang diharapkan. Karena kebutuhan pangan utama seperti padi, beras, jagung, dan hasil pertanian lainnya, belum dapat dipenuhi secara utuh.

Kebutuhan pangan pun dinilai masih banyak disuplai dari daerah lain seperti dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pertanian, terutama dari Pemprov Kaltim. Mengingat, potensi lahan di Kaltim cukup menjanjikan bagi pengembangan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan Kaltim.

“Saya kira, di antara upaya yang bisa segera dilakukan Pemprov Kaltim, yakni melakukan pemetaan terhadap potensi pertanian di seluruh wilayah kaltim, untuk mengetahui potensi dan kemampuan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan,” kata Sutomo, pada Kamis (12/8/2021).

Dikatakannya, salah satu cara yang dapat ditempuh, melalui koordinasi dan sinergi pelaksanaan program antara provinsi dan kabupaten/kota berbasis data yang akurat. Termasuk data potensi lahan yang dimiliki Kaltim, data petani aktif, data bantuan pemerintah, dan data hasil produksi per tahun.

[irp]

“Yang tidak kalah penting, yakni mencari solusi kelangkaan pupuk dan memastikan pupuk subsidi dinikmati petani yang betul betul tidak mampu, kelangkaan pupuk subsidi harus dikomunikasikan dengan pemerintah pusat,” tergasnya.

Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PKB inipun mendorong, agar UPTD batuah dapat menjadi sentra pertanian di Kaltim. Sebagai cerminan agrowisata yang dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.

“Secara khusus untuk UPT Batuah, bagaimana agar bisa menjadi sebagai miniatur pertanian di Kaltim. Artinya, semua jenis tanaman yang potensi dibudidayakan di sana, supaya pertanian di wilayah Kaltim bisa tercermin di UPTD Agrowisata Batuah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana