Senin , Juli 22 2024
Angkasa Sebut Memulai Pembangunan Perlu Pembenahan Mindset
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani saat diwawancarai awak media. (Dhion/Akurasi.id)

Angkasa Sebut Memulai Pembangunan Perlu Pembenahan Mindset


Loading

Pembenahan mindset atau pola pikir disebut langkah awal untuk melakukan pembangunan infrastruktur. Guna memastikan pembangunan dilakukan demi kepentingan masyarakat.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani menyebut, untuk memulai pembangunan perlu pembenahan mindset atau pola pikir sumber daya manusia (SDM) Samarinda.

Guna memastikan pembangunan dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan sesuai aturan. Serta, berlandaskan kepentingan masyarakat.

“Kota Samarinda itu termasuk kota haterogen. Semua datang ke sini (Samarinda) masing-masing dengan membawa adat dan budaya, ada orang datang dari luar bisa disiplin dan ada juga yang tidak,” ujarnya.

Jasa SMK3 dan ISO

Menurutnya, bagaimana pembangunan infrastruktur dilakukan kalau SDM tidak dibenahi. Meski pembangunan infrastruktur dilakukan bagaimanapun, jika tidak sejalan dengan aturan maka akan menuai dampak di kemudian hari. Sebab, membangun infrastruktur tidak mudah dan tidak semena-mena, seperti membangun rumah lalu ditinggalkan.

“Kalau Samarinda mau dijadikan kota pusat peradaban, artinya manusianya terlebih dahulu yang harus kita benahi. Karena peradaban itu berkaitan dengan budaya, dan budaya berkaitan dengan mindset dan perilaku tersebut,” ucapnya.

Selain itu, ia menekankan, apabila pembangunan dilakukan maka hal yang dipahami adalah apakah pembangunan tersebut menjadi kebutuhan dasar dari masyarakat kita. Sebab, jangan sampai pembangunan dilakukan karena arogansi, bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena sangat berbeda pembangunan yang dilakukan dengan dasar kebutuhan dan keinginan.

“Kalau kita bicara soal mindset, pastinya kita bicara soal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jangan sampai apa yang kita bangun malah bukan kebutuhan masyarakat. Tapi, kebutuhannya sendiri atau kelompok. Kalau memang kita ingin membangun pusat kota peradaban, ya kita harus bangun dulu budayanya. Hal ini yang harus diperhatikan,” pungkasnya. (Adv/dprdsamarinda)

Baca Juga  Dewan Sarankan Pemkot Bangun Jogging Track di Lapangan Hop 1

Penulis: Dhion
Editor: Devi Nila Sari

Print Friendly, PDF & Email

cek juga!

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket

Disdikbud Samarinda Minta Sekolah Tidak Wajibkan Orang Tua Beli Buku Paket. Kemudian Menyerahkan Hal Tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page