Dinkes Kaltim pastikan penyaluran obat penambah darah ke setiap sekolah melalui dinkes kabupaten/kota. Sebagai upaya cegah anemia atau kurang darah pada remaja.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim berkomitmen dalam upaya menjaga kesehatan remaja melalui Gerakan Nasional Aksi Bergizi. Gerakan ini tentunya tidak hanya menjadi seremonial semata. Namun, akan menjadi aksi rutin setiap pekan yang dilaksanakan setiap sekolah dari tingkat SMP hingga SMA sederajat di Kaltim.
Tidak hanya membagikan tablet tambah darah (TDD) untuk cegah anemia atau kekurangan darah pada remaja putri. Harapannya, gerakan ini juga dibarengi dengan senam pagi dan sarapan sehat bersama.
Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin memastikan, pihaknya akan menyediakan TDD yang disalurkan secara gratis ke setiap dinkes kabupaten/kota. Sehingga, kegiatan ini bisa terus berkesinambungan dalam mencegah anemia pada remaja.
“Target kegiatan aksi bergizi ini bisa kontinu atau berlanjut. Setiap sekolah kan punya UKS. Nanti bisa dibagikan di situ tablet tambah darah lalu dikonsumsi satu minggu satu tablet selama satu tahun bagi remaja putri kita,” ungkap Jaya usai menghadiri Gerakan Nasional Aksi Bergizi di SMAN 1 Samarinda, Rabu (26/10/2022).
Jaya menegaskan, kasus anemia pada remaja memang menjadi perhatian serius Dinkes Kaltim. Mengingat menurut survei, 32 persen remaja mengalami anemia.
“Karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan, jadi memang ada risiko kekurangan darah. Itu akan mengganggu konsentrasi belajar karena mudah lelah, mengantuk, dan status gizi juga berkurang,” terangnya.
Adapun Kampanye konsumsi tablet tambah darah ini juga dilakukan di seluruh dunia secara global yang diinisiasi oleh United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO).
“Di provinsi ada stoknya. Kalau pun kurang akan kita adakan penambahan lagi untuk tablet tambah darah, karena memang ada anggarannya untuk itu,” pungkas dr. Jaya. (*/adv/diskominfokaltim/krv/pt)
Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari