DPRD Terima Audiensi NPCI Samarinda: Bahas Minimnya Sarpras Atlet Difabel, hingga Sulitnya Bertemu Wali Kota

Devi Nila Sari
221 Views

DPRD gelar audiensi bersama NPCI Samarinda. Guna membahas anggaran para atlet untuk memenuhi sarana prasanan hingga transportasi.

Kaltim.akurasi.id, SamarindaKomisi IV DPRD Samarinda menerima hearing National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kota Samarinda, Jumat (3/3/2023). Agenda tersebut berlangsung di ruang rapat gabungan DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat.

Adapun yang menjadi pokok bahasan, kendala NCPI Samarinda dalam meningkatkan prestasi para atlet disabilitas, karena terbatasnya anggaran. Sehingga, para atlet minim sarana dan prasarana (sapras) memadai untuk berlatih.

Berkenaan dengan itu, Ketua NPCI Samarinda Muhammd Ali mengungkapkan, ingin menyampaikan kendala tersebut kepada Wali Kota Samarinda. Namun, hingga detik ini, upaya hearing dengan orang nomor satu di Kota Tepian itu tak kunjung mendapatkan respon.

“Berapa kali kami surati wali kota tidak tembus-tembus,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, minimnya anggaran menyebabkan terkendalanya pengadaan sapras dan transportasi untuk para atlet. Sehingga, persiapan para atlet tidak maksimal.

“Jadi, alhamdulillah di wakil rakyat di DPRD Samarinda dapat menerima kami. Untuk wali kota, kami belum bisa menembus itu. Insyaallah, semoga nanti bisa. Rencananya, kalau anggaran ini disetujui yang jelas kita gunakan untuk beli peralatan dan perlengkapan” jelasnya.

DPRD Samarinda Minta Pemkot Lebih Perhatian terhadap Kebutuhan Atlet Difabel

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Lestari menyatakan, akan menampung aspirasi NPCI Samarinda. Ia berharap, akan ada perubahan di APBD nantinya.

Untuk sementara, anggota DPRD Samarinda Partai Demokrat tersebut menyarankan, agar NPCI terus membuat proposal. Disaat bersamaan, Puji juga meminta, agar pemerintah dapat lebih memperhatikan anggaran sapras para atlet NPCI Samarinda.

Sebab, mereka memiliki prestasi dan potensi yang besar. Serta, memiliki kedudukan sama sebagai warga Indonesia, pun menyangkut soal prestasi Samarinda.

“Karena, kasihan juga mereka ini dituntut untuk menjadi menjadi juara oleh wali kota. Selama ini ya atlet atlet sedang berlatih untuk persiapan ke provinsi. Di sini akhirnya kita tahu, perhatian pemerintah terhadap teman teman difabel ini kurang maksimal,” tegasnya.

Puji menambahkan, bahwa pihaknya hampir setiap bulan melaksanakan hearing terkait pelaksanaan program program kerja dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Salah satunya dengan keberadaan NPCI. Oleh karena itu, ia memastikan, hal ini akan menjadi perhatian.

“Alhamdulillah, mereka sudah mengusulkan proposal. Mudah mudahan, nanti ada perubahan di APBD. Nanti bisa kita anggarkan. Karena NPCI inikan di bawahnya Disporapar. Tentunya mereka menjadi mitra kerja kami juga,” pungkasnya. (adv/dprdsamarinda)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana