
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Rencana pembangunan Rumah Potong Hewan atau RPH terpadu yang sedang di rancang Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Mendapat dukungan penuh dari para legislatif Kota Tepian.
Rumah potong hewan yang rencananya akan berdiri di jalur poros Samarinda-Bontang itu tak ayal mendapat dukungan. Sebab dengan berdirinya maka akan menambah potensi pendapatan asli daerah (PAD) di sektor peternakan.
Laila Fatihah, Anggota Komisi II DPRD Samarinda mengatakan bahwa sejatinya Kota Tepian telah memiliki RPH. Namun pengunaannya tidak mampu mendatangkan pendapatan bagi daerah. Oleh sebab itu dirinya menyebut kalau rencana pembangunan RPH Terpadu tentu menjadi jawaban yang selama ini.
“Ada RPH milik pemerintah yang di pakai menyembelih sapi sendiri oleh peternak, tapi tidak berbayar. Jadi tidak ada PAD yang masuk ke kita. Dengan adanya ini (RPH Terpadu) tentu kita optimis dan mendukung karena ada potensi peningkatan PAD itu,” ujar Laila, Senin (10/10/2022).
Lokasi Pembangunan
Sebagai informasi, RPH Terpadu yang saat ini sedang di rancang pemerintah akan berada pada luasan tanah 22 hektare. Lokasi tepatnya berada di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara. Pembangunan akan mulai berlangsung pada 2023 mendatang.
Pada rencana pembangunan itu, nantinya juga pemerintah ada mewacanalan pembudidayaan sapi yang nantinya akan di tujukan untuk memenuhi suplai daging bagi warga Kota Tepian.
Jika suplai daging bisa tertutupi, maka bukan tidak mungkin kalau kedepannya hal itu akan memangkas ongkos impor sapi di sektor transportasinya sebesar 50 persen dan akan menjadi sumber pemasukan lainnya bagi kas daerah.
Sebagai informasi, melalaui workshop perencanaan pembangunan dan pengembangan kawasan RPH di Balai Kota Samarinda, Kamis, 6 Oktober 2022 lalu, Wali Kota Andi Harun sampaikan kebutuhan daging di Samarinda mencapai 1.200 ton atau setara dengan 12.000 ekor sapi per tahunnya. Sedangkan proses pendistribusian sapi lokal hanya mampu memenuhi 26,8 persen dari kebutuhan tersebut.
Andi Harun meminta seluruh leading sektor saling bekerjasama dan berkolaborasi dengan pihak terkait agar RPH terpadu ini menjadi pusat industri daging sekaligus olahannya yang modern bertaraf Internasional. (adv/dprdsamarinda/upk)
Penulis: Upik
Editor: Muhammad Raka