Andi Harun Tak Mau Asal Tuduh, Data Pokir DPRD Kaltim Dapil Samarinda Masih Ditelusuri

Wali Kota Samarinda Andi Harun tidak mau asal tuduh. Pihaknya masih menelusuri informasi mengenai alokasi pokir DPRD Kaltim dapil Samarinda.
Devi Nila Sari

Kaltim.akurasi.id, SamarindaWali Kota Samarinda, Andi Harun, memilih tidak terburu-buru menyimpulkan dugaan adanya pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kalimantan Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda yang dialokasikan di luar Kota Tepian.

Ia menegaskan, hingga saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. Pernyataannya sebelumnya terkait persoalan tersebut bukan untuk memastikan adanya anggota DPRD Kaltim yang mengalihkan pokir, melainkan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterimanya.

“Saya tidak pernah mengatakan bahwa ada anggota DPRD dari Dapil Samarinda yang mengalihkan pokirnya ke daerah lain. Yang saya sampaikan adalah saya akan periksa, apakah ada anggota DPRD dari Dapil Samarinda yang pokirnya tidak ditaruh di Samarinda,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, informasi mengenai dugaan tersebut memang telah diterima dari masyarakat. Namun, laporan itu tidak bisa langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya persoalan dalam penempatan pokir.

Andi Harun menilai, setiap informasi harus melalui proses verifikasi agar tidak menimbulkan tudingan yang keliru terhadap anggota DPRD Kaltim.

“Informasi-informasi awal dari masyarakat, laporan masyarakat ada. Tapi kan kita harus teliti, kita harus cermat. Jangan sampai informasi yang disampaikan masyarakat ternyata tidak sesuai dengan fakta,” katanya.

Andi Harun Bakal Kumpulkan Informasi Soal Alokasi Pokir DPRD Kaltim

Untuk memastikan informasi tersebut, pihaknya telah meminta stafnya mengumpulkan data terkait alokasi pokir anggota DPRD Kaltim yang berasal dari Dapil Samarinda.

Ia memperkirakan, proses pengumpulan dan pemeriksaan data membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu. Setelah data tersebut lengkap, hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat.

“Belum, laporannya baru saya perintahkan staf untuk melakukan, mengumpulkan datanya. Nanti pada saat datanya ada saya akan sampaikan. Kan saya sudah janji, saya sudah bilang ke publik, saya harus penuhi,” ungkapnya.

Andi Harun juga menekankan, bahwa hasil pemeriksaan nantinya tidak diarahkan untuk membuktikan adanya dugaan. Jika ternyata seluruh pokir anggota DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda memang ditempatkan di Samarinda, ia menyatakan akan menyampaikan fakta tersebut kepada publik.

“Kalau di akhir penelitian kami ternyata semua anggota DPRD Provinsi yang berasal dari Dapil Samarinda, pokirnya semuanya ditaruh di Samarinda, saya juga akan umumkan. Kita harus fair,” tegasnya.

Andi Harun meminta, pernyataannya tidak dipelintir menjadi kesimpulan bahwa telah terjadi pengalihan pokir ke luar Samarinda.

Bahwa posisi Pemkot Samarinda saat ini masih melakukan pemeriksaan. Ada atau tidaknya persoalan tersebut baru dapat diketahui setelah seluruh data selesai diverifikasi.

“Bukan berarti pasti ada. Jadi dicatat baik-baik, supaya beritanya tidak melenceng kiri-kanan. Saya ulangi sekali lagi, yang selalu saya bilang, bukan saya memastikan ada,” ujarnya.

Ia menuturkan, apabila nantinya ditemukan fakta bahwa terdapat anggota DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda yang alokasi pokirnya berada di luar Samarinda, informasi tersebut akan dibuka kepada publik.

Sebaliknya, jika tidak ditemukan persoalan dan seluruh pokir berada di Samarinda, hasil pemeriksaan juga akan disampaikan secara terbuka.

“Kita harus fair, ya kan?” pungkas Andi Harun. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana