Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pembangunan Gedung Pandurata RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) hampir rampung. Meski demikian, gedung tersebut belum dapat beroperasi segera. Pasalnya, fasilitas tersebut masih membutuhkan pengadaan alat kesehatan senilai sekitar Rp250 miliar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin mengungkapkan, bahwa selain kebutuhan alkes sejumlah perbaikan kecil masih perlu dilakukan pada bangunan ini.
“Ada yang memang perlu diperbaiki dan itu sifatnya kecil, tidak besar,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Samarinda, Senin (19/7/2026).
Untuk saat ini, Dinkes Kaltim sudah menyiapkan anggaran untuk pembelian alat kesehatan. Sementara, pihak RSUD AWS juga telah melakukan pengadaan anggaran untuk interior gedung perawatan.
“Jadi kita bersama-sama, dan mudah-mudahan akhir tahun sudah selesai, sehingga Januari atau Februari tahun depan sudah bisa dioperasikan,” tambahnya.
Pemprov Kaltim Penuhi Fasilitas Gedung Pandurata AWS Bertahap
Jaya menjelaskan, dari total anggaran pengadaan alkes yang dibutuhkan, tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim baru bisa mengalokasikan anggaran sekira Rp100 miliar.
Sementara itu, untuk kekurangannya, akan dipenuhi secara bertahap. Seiring dengan pengoperasiannya yang juga dilakukan bertahap.
“Nanti dimulai dari lantai 1, 2, 3, kemudian 4, baru sampai lantai 8. Jadi semuanya dilakukan agar mempercepat pelayanan. Kalau menunggu semuanya selesai sekaligus, tentu memerlukan waktu yang lama,” imbuhnya.
Dikatakannya, hal ini dilakukan untuk memenuhi tingginya kebutuhan layanan kesehatan di daerah ini. Sebab, daya tampung rumah sakit sudah tidak memadai.
Oleh karena itu, gedung yang baru dibangun ini diharapkan dapat menampung pasien lebih banyak. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir kekurangan tempat tidur dan sebagainya.
“Makanya, kita berharap secepatnya bisa melakukan percepatan operasional Gedung Pandurata di RSUD AWS,” pungkasnya. (*)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari