Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan sejumlah lokasi nonton bareng (nobar) untuk memeriahkan gelaran Piala Dunia 2026. Masyarakat pun diundang untuk menikmati pertandingan secara bersama-sama di berbagai titik yang telah disediakan pemerintah daerah.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 menjadi edisi ke-23 turnamen sepak bola terbesar di dunia dan untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta. Kompetisi yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu mempertandingkan total 104 laga dan dapat disaksikan masyarakat Indonesia melalui siaran resmi TVRI.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan agenda nobar telah dibahas dalam briefing rutin bersama jajaran Pemprov Kaltim pada Senin (22/6/2026).
“Nobar sudah dibahas tadi. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan nobar yang akan digelar di berbagai aset milik Pemprov Kaltim,” ujarnya kepada awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.
Menurut Rudy, sejumlah lokasi telah disiapkan untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan secara bersama-sama. Beberapa di antaranya berada di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Hotel Claro Samarinda, kawasan Pandurata, hingga melalui kegiatan nobar keliling menggunakan mobil videotron.
Ia menjelaskan, Hotel Claro yang berada di kawasan GOR Kadrie Oening juga akan menjadi salah satu pusat kegiatan nobar selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Politikus Partai Golkar itu berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola dunia.
“Semuanya akan kami laksanakan untuk memeriahkan acara ini. Terima kasih, kami tunggu kehadiran seluruh masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan nobar tersebut, Pemprov Kaltim berharap masyarakat dapat merasakan atmosfer Piala Dunia 2026 secara lebih meriah tanpa harus berkumpul di satu lokasi saja, karena penyelenggaraan juga akan didukung melalui konsep nobar keliling di sejumlah titik. (*)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id