Ditemukan Sembunyi di Kamar Mandi, Polisi Periksa Saksi Kebakaran di Loktuan

kaltim_akurasi
120 Views
Tim INAFIS Polres Bontang didampingi Babinkamtibmas Loktuan, saat melakukan olah TKP 
Tim INAFIS Polres Bontang didampingi Babinkamtibmas Loktuan, saat melakukan olah TKP  (Dok ist)

Ditemukan sembunyi di kamar mandi, Polisi periksa saksi kebakaran di Loktuan. Amir tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saat kejadian, Amir sempat keluar dari dalam rumah untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Akurasi.id, Bontang – Kobaran si jago merah di pemukiman padat penduduk RT 35 Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Rabu (8/12/2021) sekira pukul 01.25 Wita dini hari tadi. Buntut dari kejadian nahas itu setidaknya satu rumah warga dan satu bangunan panti asuhan Nurul Hidayah.

Dugaan sementara, kobaran api pertama muncul dari ruang tengah milik rumah warga bernama Amir (50). Hal itu disampaikan Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri. “Titik api pertama kali muncul dari rumah Amir lalu merembet ke asrama putri panti asuhan,” jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, terdapat salah seorang warga yang terluka akibat goresan seng, saat membantu memadamkan kobaran api. “Gak ada korban jiwa, cuman ada satu warga yang luka kena seng. Sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” tukasnya.

Pria yang akrab disapa Bajuri itu mengatakan, polisi sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Pun saat ini, pihak kepolisian juga sudah mengamankan seorang saksi yakni Amir. “Olah TKP sudah selesai tadi sore sekitar pukul 16.00 Wita. Kita tunggu saja hasil resmi dari Polres Bontang,” tukasnya.

Belakang diketahui, di kalangan warga sekitar, Amir memang dikenal memiliki keterbelakangan mental. Dia tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saat kejadian, Amir sempat keluar dari dalam rumah untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar.

“Saat kejadian itu dia sempat keluar minta tolong. Kemudian dia sembunyi di kamar mandi. Mungkin karena panik. Pas ditemukan, kondisinya dia memegang sebuah besi,” ujar Bajuri.

Sebagai informasi, saat kejadian dini hari tadi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, menurunkan enam armada untuk memadamkan api. Di antaranya, tiga mobile fire, dua unit mobil suplay, dan satu mobil medium pressure, serta dibantu unit suplay dari PKT.

Di lokasi, petugas sedikit mengalami hambatan, dikarenakan lokasi kebakaran berada di gang yang sempit. Butuh waktu sekitar tiga jam sampai api tersebut benar-benar padam. Petugas berhasil menjinakkan api sekitar pukul 04.30 Wita. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi

 

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana