Dispora Kaltim Genjot Pelatih Difabel, Upayakan Standar Latihan Lebih Profesional

Devi Nila Sari
794 Views

Dispora Kaltim genjot pelatih olahraga difabel. Mengingat, selama ini pelatih olahraga disabilitas masih sangat terbatas, baik secara jumlah maupun kompetensinya.

Kaltim.akurasi.id, SamarindaPemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mendorong penguatan kualitas olahraga disabilitas, tidak hanya dari sisi atlet, tetapi juga dari sumber daya manusia yang mendampingi. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi para pelatih difabel kini mulai difokuskan.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pembinaan atlet disabilitas yang kian berkembang. Seiring meningkatnya prestasi Kaltim di ajang nasional seperti pekan paralimpik nasional (Peparnas).

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta menyampaikan, bahwa selama ini pelatih olahraga disabilitas masih sangat terbatas, baik secara jumlah maupun kompetensinya.

“Kalau kita ingin atlet difabel tampil maksimal di kejuaraan besar, maka SDM-nya juga harus kita siapkan dari hulu. Itu kenapa pelatih menjadi perhatian kami,” tuturnya.

Dispora Kaltim telah menggelar sejumlah pelatihan dasar bagi calon pelatih olahraga disabilitas bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kaltim. Pelatihan ini mencakup pendekatan psikologis, teknik kepelatihan adaptif, hingga penguatan pemahaman tentang karakteristik kebutuhan khusus para atlet.

Kaltim Target Pembentukan Forum Pelatih Difabel

Bagus menjelaskan ke depan, pelatih tidak hanya dilatih untuk melatih, tapi juga didorong menjadi pendamping dan motivator bagi para atlet disabilitas.

“Kita tidak bisa meng-copy paste metode pelatihan atlet non-difabel. Dibutuhkan sensitivitas, adaptasi, dan empati. Itu yang terus kami tekankan dalam pelatihan-pelatihan ini,” ujarnya.

Data Dispora Kaltim mencatat, saat ini jumlah pelatih olahraga disabilitas yang bersertifikasi di provinsi ini masih di bawah 10 orang. Padahal, kebutuhan idealnya mencapai tiga kali lipat jika ingin menjangkau seluruh kabupaten dan kota.

Karenanya, tahun ini Dispora Kaltim juga menargetkan pembentukan forum pelatih difabel, yang menjadi jejaring komunikasi dan pertukaran pengetahuan antar pelatih se-Kaltim.

“Pelatih yang baik akan melahirkan atlet yang luar biasa. Maka penguatan SDM ini adalah fondasi utama,” tegas Bagus.

Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju Peparnas 2028, di mana Kaltim menargetkan bisa menembus 10 besar nasional dalam perolehan medali. (Adv/disporakaltim/zul)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana